INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID – Konflik antara Rusia dan Ukraina semakin memanas setelah Rusia meluncurkan 400 rudal yang menghantam 90 markas militer Ukraina. Serangan ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun.
Menurut laporan terbaru, serangan balasan Rusia mulai dilakukan pada 6 Juni 2025, dengan rentetan serangan udara yang menghantam berbagai wilayah Ukraina, termasuk ibu kota Kyiv. Serangan ini diduga merupakan respons atas gempuran Ukraina terhadap pangkalan udara Rusia beberapa hari sebelumnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengutuk serangan tersebut dan meminta dukungan lebih lanjut dari negara-negara sekutu. Sementara itu, Rusia belum memberikan pernyataan resmi terkait serangan ini, tetapi beberapa analis militer berpendapat bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi tekanan terhadap Ukraina.
Negara-negara Barat telah mengutuk serangan tersebut dan menyerukan pertemuan darurat di PBB untuk membahas langkah selanjutnya. Hingga berita ini dan dampak dari serangan ini masih terus dihitung, sementara situasi di Ukraina tetap tegang.***












