INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID — Ketegangan kembali memuncak di wilayah Kurdistan, Irak, setelah serangkaian serangan drone mengguncang dua lokasi strategis pada Senin (14/7). Bandara Internasional Arbil dan ladang minyak Khurmala menjadi sasaran dalam insiden yang memicu kekhawatiran akan stabilitas kawasan.
Bandara Arbil Jadi Target Awal
Sekitar pukul 02.20 dini hari waktu setempat, sebuah drone bermuatan bahan peledak berhasil ditembak jatuh di dekat Bandara Internasional Arbil. Meski tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan, insiden ini menandai serangan kedua terhadap bandara tersebut dalam bulan Juli. Bandara Arbil diketahui menampung pasukan Amerika Serikat dari koalisi anti-jihadis internasional.
Ladang Minyak Khurmala Diserang Malam Hari
Beberapa jam kemudian, dua drone lainnya menghantam ladang minyak Khurmala di Provinsi Arbil. Serangan terjadi pada pukul 20.20 dan 20.25, menyebabkan kerusakan material namun tidak ada korban jiwa dilaporkan. Pemerintah Irak kini tengah berkoordinasi dengan pasukan keamanan Kurdistan untuk menyelidiki insiden tersebut.
Belum Ada Pihak Bertanggung Jawab
Hingga kini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut. Namun, insiden ini memperpanjang daftar serangan drone yang melanda Irak dalam beberapa pekan terakhir, memperlihatkan pola eskalasi yang mengarah pada konflik proksi regional.
Dampak dan Antisipasi
Otoritas setempat telah meningkatkan pengamanan di sekitar fasilitas vital, termasuk bandara dan ladang minyak. Serangan ini tidak hanya mengancam keamanan militer, tetapi juga berpotensi mengganggu pasokan energi global jika terus berlanjut.***












