SUMBAWA BARAT-NTB || ONTV.CO.ID — Pertemuan antara Presiden Aliansi Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) dan Komisi II DPR RI resmi dijadwal ulang ke 25 Agustus 2025, menyusul pelaksanaan masa reses anggota dewan. Sebelumnya, audiensi ini direncanakan berlangsung pada 5 Agustus 2025.
Keputusan penjadwalan ulang disampaikan langsung oleh Presiden Aliansi PPS, Muhammad Syahril Amin, dalam wawancara eksklusif dengan ONTV, Jumat (01/08). Ia menjelaskan bahwa masa reses berlangsung dari 24 Juli hingga 14 Agustus 2025, sebagai bagian dari komitmen DPR RI untuk menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan masing-masing.
“Audiensi ini adalah momen bersejarah bagi rakyat Pulau Sumbawa untuk menyampaikan langsung aspirasi pembentukan Provinsi PPS. Kita tidak akan berhenti sampai PPS terwujud,” tegas Syahril.
Pertemuan lanjutan akan digelar di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Gedung Parlemen, Jakarta, pada hari Senin, 25 Agustus 2025. Delegasi PPS dijadwalkan bertolak menuju Jakarta pada 22 Agustus 2025, membawa semangat perjuangan dari lima kabupaten di Pulau Sumbawa: Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.
Syahril juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang, untuk ikut mendoakan dan mendukung perjuangan tersebut.
“Kita bersama kepala daerah—bupati, wali kota, dan anggota DPRD—siap bergandengan tangan demi PPS,” tutupnya.
Aliansi PPS sebelumnya telah melakukan sejumlah aksi demonstrasi, termasuk di Pelabuhan Poto Tano, sebagai wujud nyata perjuangan rakyat. PPS dianggap sebagai wilayah strategis penyumbang Sumber Daya Alam (SDA) dan devisa terbesar di Provinsi NTB, bahkan secara nasional.
(Biro-KSB)












