InternasionalNews

PM Israel Benjamin Netanyahu Didesak Mundur, Dinilai Sebabkan Perpecahan dan Gagal Pimpin Negara

×

PM Israel Benjamin Netanyahu Didesak Mundur, Dinilai Sebabkan Perpecahan dan Gagal Pimpin Negara

Sebarkan artikel ini

INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID— Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menghadapi tekanan politik yang semakin besar setelah mantan Perdana Menteri Naftali Bennett secara terbuka menyerukan pengunduran dirinya. Dalam wawancara dengan Channel 12 yang ditayangkan Sabtu (28/6/2025), Bennett menyebut Netanyahu telah terlalu lama berkuasa dan menjadi sumber perpecahan di masyarakat Israel.

“Dia telah berkuasa selama 20 tahun… itu terlalu lama, tidak sehat,” ujar Bennett. Ia menambahkan bahwa Netanyahu memikul tanggung jawab besar atas polarisasi yang terjadi di dalam negeri, terutama sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Desakan mundur terhadap Netanyahu juga datang dari keluarga korban perang dan kelompok masyarakat sipil yang menilai kepemimpinannya gagal mengantisipasi serangan Hamas serta tidak mampu menyelamatkan para sandera. Gelombang protes dan unjuk rasa terus berlangsung di berbagai kota, menuntut akuntabilitas dan perubahan kepemimpinan.

Netanyahu, yang saat ini juga menghadapi dakwaan korupsi, tetap bertahan di kursi perdana menteri dengan dukungan dari koalisi sayap kanan dan kelompok ultra-Ortodoks. Namun, jajak pendapat terbaru menunjukkan penurunan popularitasnya dan meningkatnya dukungan terhadap tokoh-tokoh oposisi seperti Benny Gantz dan Naftali Bennett.

Hingga kini, belum ada tanda-tanda Netanyahu akan mengundurkan diri. Namun, tekanan politik yang terus meningkat diperkirakan akan memengaruhi dinamika pemerintahan Israel menjelang pemilu berikutnya yang dijadwalkan pada akhir 2026.***

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan