PURWAKARTA || ONTV.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta bergerak cepat menangkap 12 anggota geng motor yang terlibat dalam aksi tawuran menggunakan senjata tajam di wilayah Munjul, Kabupaten Purwakarta.
Aksi geng motor ini sempat viral di media sosial, memperlihatkan puluhan pemuda saling mengacungkan celurit, alat pemukul, dan petasan dalam bentrokan yang terjadi di Jalan Rahmat, Purwakarta, pada Senin, 16 Juni 2025. Kejadian ini membuat warga sekitar resah dan mendorong pihak kepolisian untuk segera bertindak.
Penangkapan Kurang dari 24 Jam
Kapolres Purwakarta, AKBP Lillik Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung melakukan tindakan represif setelah video tawuran tersebut beredar luas. “Tak sampai 24 jam, kami berhasil menangkap 12 orang pelaku yang terlibat dalam aksi ini,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Purwakarta, Selasa (17/6/2025).
Berdasarkan pemeriksaan awal, para pelaku berasal dari tiga aliansi geng motor, yakni dari Purwakarta, Cikampek (Karawang), dan Jakarta. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Motif dan Ancaman Hukuman
Menurut AKBP Lillik, aksi tawuran ini dilakukan sebagai bentuk adu kekuatan antar kelompok geng motor. Mereka menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dan menantang kelompok lain. “Motifnya hanya adu kekuatan, tetapi sangat meresahkan masyarakat. Kami langsung bertindak tegas dan mengamankan berbagai senjata tajam yang digunakan,” jelasnya.
Para pelaku kini dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, yang mengatur kepemilikan senjata tajam secara ilegal. Polisi juga terus melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam aksi ini.
Upaya Pencegahan dan Keamanan Publik
Polres Purwakarta menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi geng motor yang mengganggu ketertiban masyarakat. Selain penindakan, kepolisian juga akan meningkatkan patroli malam dan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna mencegah aksi serupa terjadi di kemudian hari.
“Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat. Keamanan dan kenyamanan di Kabupaten Purwakarta adalah prioritas kami,” pungkas AKBP Lillik.***












