BeritaDaerahSosial Kemanusian

BARA dan TEP Gakin FMP Jabar Dampingi Junaedi Pasien Gakin Penderita Prostat di RSHS Bandung

×

BARA dan TEP Gakin FMP Jabar Dampingi Junaedi Pasien Gakin Penderita Prostat di RSHS Bandung

Sebarkan artikel ini

BANDUNG || ONTV.CO.ID – Barisan Relawan Arul (BARA) bersama Tim Evakuasi Pasien (TEP) Keluarga Miskin (Gakin) Forum Masyarakat Peduli Provinsi Jawa Barat (FMP Jabar) kembali menunjukkan sinergitas dalam pendampingan pasien kurang mampu. Kali ini, mereka mendampingi Junaedi (37), warga Dusun Kiarapayung, Desa Kiarasari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, yang tengah menjalani pengobatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Perjalanan Pengobatan Pasien  

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Junaedi didiagnosis menderita N40-Hyperplasia of Prostate, yang lebih dikenal sebagai gangguan prostat. Ia telah menjalani proses pengobatan selama enam bulan dengan rujukan rutin ke RSHS Bandung. Sebelumnya, kondisinya sempat menurun dan sempat mendapatkan perawatan di RSUD Ciereng Subang sebelum akhirnya dirujuk kembali ke RSHS Bandung.

Namun, kesulitan biaya operasional membuat Junaedi menghadapi kendala dalam kelanjutan pengobatannya. Melihat hal ini, tim relawan BARA berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana dan donasi guna membantu biaya berobat pasien.

Dukungan Relawan dan Donatur  

Ketua BARA, Arul, dalam wawancara dengan ontv.co.id, menjelaskan bahwa pasien Junaedi telah memiliki sejumlah berkas dari RS Hasan Sadikin, yang mempermudah proses pengobatan lanjutan. “Pasien Pak Junaedi ternyata sudah pernah ke Bandung, sehingga prosesnya lebih mudah. Tinggal melanjutkan pengobatannya saja,” ujarnya saat melakukan pendampingan langsung.

Arul juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah memberikan bantuan.

“Kami berterima kasih kepada para dermawan yang sudah mendonasikan hartanya untuk membantu Pak Junaedi. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan rezeki yang berkah,” pungkasnya.

Proses Penyembuhan dan Tindakan Medis  

Sementara itu, perwakilan TEP Gakin FMP Jabar, Dedi, menambahkan bahwa berdasarkan pemeriksaan berkas pasien, Junaedi telah menjalani operasi pada 8 April 2025. Saat ini, ia masih dalam tahap pemulihan, terutama karena adanya beberapa jahitan yang lepas di bagian perutnya, sehingga membutuhkan kontrol lebih intensif di RSHS Bandung.

Pada Selasa, 17 Juni 2025, Junaedi menjalani pemeriksaan di Poliklinik Urologi RSHS, di mana dilakukan tindakan perbaikan pada jahitannya. Dari hasil pemeriksaan, ia dijadwalkan harus kembali kontrol dalam dua minggu ke depan, serta akan menjalani CT Scan ulang dalam tiga bulan ke depan guna evaluasi lebih lanjut.

Upaya sinergi antara BARA dan TEP Gakin FMP Jabar ini menunjukkan komitmen sosial yang kuat dalam membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses pengobatan yang lebih baik.(red)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan