SUBANG-JABAR || ONTV.CO.ID – Rencana keberangkatan Wartinah (30), warga Dusun Dukuh Tengah RT 04/RW 03, Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, untuk menjalani perawatan di RSJ Bandung terpaksa ditunda. Hal ini terjadi karena seluruh ruang rawat inap di rumah sakit tersebut dalam kondisi penuh sehingga tidak tersedia kamar kosong.
Persiapan Rujukan Sudah Lengkap
Sejak awal, Pemerintah Desa Dukuh bersama media ontv.co.id telah menyiapkan segala kebutuhan administrasi dan logistik. Mulai dari Kartu Indonesia Sehat (KIS), surat rujukan dari Puskesmas Jati Baru, hingga mobilisasi transportasi untuk keberangkatan pada Senin (15/6/2026). Namun, informasi terbaru dari tenaga kesehatan menyebutkan bahwa RSJ Bandung tidak dapat menerima pasien baru karena keterbatasan ruangan.
Informasi dari Tenaga Kesehatan
Kabar penundaan ini disampaikan oleh Dodi Afandi, perawat ODGJ dari Puskesmas Blanakan, yang pada Sabtu (12/6/2026) membawa pasien ke RSJ Bandung.
“Ruangan penuh om, terakhir tadi pukul 14.00. Saya juga hanya bisa membawa pasien untuk rawat jalan,” ujar Dodi melalui sambungan telepon.
Penundaan Hingga Ada Kamar Kosong
Dengan adanya informasi tersebut, keberangkatan Wartinah ditunda hingga RSJ Bandung memberikan kepastian ketersediaan kamar rawat inap. Pemerintah Desa Dukuh menyatakan tetap berkomitmen mendampingi dan memastikan Wartinah mendapatkan perawatan medis yang layak begitu ada ruang kosong tersedia.
Kepedulian Sosial Desa DukuhKasus ini menjadi sorotan penting mengenai keterbatasan fasilitas kesehatan jiwa di Jawa Barat. Pemerintah Desa Dukuh berharap adanya solusi cepat agar pasien ODGJ seperti Wartinah dapat segera tertangani. Penundaan ini juga menjadi pengingat akan perlunya perhatian lebih terhadap layanan kesehatan jiwa dan ketersediaan ruang rawat di rumah sakit rujukan.
(Bebeng)












