SUBANG || ONTV.CO.ID – Sebanyak 136 siswa SD Negeri Sindanglaut Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, terpaksa melaksanakan kegiatan belajar secara daring usai siswa kesulitan akses jalan menuju sekolah dan ruang kelas masih terendam, Jumat (7/2/2025).
Banjir yang merendam sekolah tersebut sejak intensitas hujan tinggi beberapa hari yang lalu tak kunjung surut, berlangsung hampir empat hingga hari ini, Jumat (7/2/2025).
Genangan air yang masih merendam ruang kelas dan ruang guru serta halaman lingkungan sekolah tersebut dengan ketinggian 20 cm hingga 50 cm.
Hal ini membuat pembelajaran tatap muka tidak memungkinkan, sehingga pihak sekolah mengambil langkah darurat dengan mengalihkan pembelajaran secara daring demi kesehatan siswa.
Warlin, salah seorang guru SD Negeri Sindanglaut membenarkan bahwa kegiatan belajar mengajar dua hari terakhir dilaksanakan secara daring.
“Sudah dua hari terakhir siswa dan siswi SD Negeri Sindanglaut belajar di rumah secara daring akibat sekolah dan akses jalan menuju ke sekolah juga masih terendam sehingga para siswa kesulitan menuju sekolah,” ujar Warlin.(7/2/2025)
Menurutnya, awalnya pihak sekolah mengambil inisiatif untuk mengalihkan kegiatan belajar ke bangunan satunya lagi dan ke mushola yang berlokasi tak jauh dari sekolah namun banjir semakin tinggi dan meluas sehingga tidam memungkinkan.
“Banjir yang merendam sekolah hari Kamis dan Jumat semakin meninggi bahkan ruang kelas dan halaman mushola pun terendam air di akibatkan luapan sejumlah saluran air di daerah ini,” jelas Warlin.
Lanjut, Warlin mengatakan proses belajar mengajar secara daring akan diberlakukan sampai ruang kelas surut tak terendam.
“Kondisi ini pihak sekolah telah berkoordinasi kordinator dinas pendidikan Kecamatan Blanakan dan dinas pendidikan terkait untuk mencari solusi terbaik,” ungkapnya.(ahd)












