Karaeang,ontv.co.id – Sungguh lucu melihat tingkah salah satu anggota Bawaslu Kabupaten Karawang saat diwawancarai awak media di gedung Bawaslu, Palumbonsari. Pasalnya saat dicecar pertanyaan seputar pemanggilan tim relawan lain selain pemanggilan terhadap H. Enam Supriatna, dirinya bungkam terkesan ada yang ditutup-tutupi.
Ketika awal ditanyakan terkait pemanggilan Pembina Tim Relawan Rakyat Jenius (Rajes), H. Enam Supriatna, Roni salah satu anggota Bawaslu Bagian Penerimaan Pengaduan Laporan, sangat respon dan menjawab lancar.
Namun ketika awak media mempertanyakan terkait adanya beberapa dugaan pelanggaran yang juga dilakukan yang sama oleh relawan Paslon lain, anggota Bawaslu itu langsung salah tingkah dan berusaha menghindari awak media, dan langsung kabur tanpa memberikan jawaban.
Awak media yang tidak puas karena tidak mendapakan jawaban, akhirnya hanya bisa membiarkan anggota Bawaslu tersebut pergi.
Ditempat terpisah, Humas Partai Gelora, Djajat Sudrajat yang juga sebagai Tim Relawan Rajes, merasa miris ketika dirinya melihat video wawancara awak media dengan salah satu anggota Bawaslu yang terkesan ada informasi yang ditutup-tutupi oleh anggota yang bernama Roni.
“Saya sangat miris melihat tingkah anggota Bawaslu tersebut yang seolah ada informasi yang ditutup-tutupi. Padahal kalau mau fair, jawab saja, jangan kabur seperti itu. Yang seakan menambah kepenasaranan awak media” ucap Djajat Sudrajat.
Lebih lanjut Djajat juga mempertanyakan atas sikap Bawaslu yang terkesan membeda-bedakan terhadap adanya laporan hal serupa kepada para relawan Paslon lain yang diduga telah melakukan pelanggaran.
“Kami sebagai Tim Relawan Rajes juga mempertanyakan sikap indenpendensi Bawaslu. Padahal terbuka dan jawab saja apa yang dipertanyakan awak media, ketika mempertanyakan tentang adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan relawan Paslon lain, adakah hal yang sama pemanggilan seperti pemanggilan terhadap pembina relawan Rajes, H. Enan Supriatna?. Saya ingatkan, Bawaslu jangan berat sebelah” tegas Djajat.(fie)












