SUMBAWA-NTB || ONTV.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi menggelar mutasi perdana bagi jajaran pejabat struktural, Jumat (1/8/2025), sebagai langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi. Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., untuk pertama kalinya melakukan pelantikan rotasi jabatan yang melibatkan 89 pejabat struktural, terdiri dari 14 pejabat eselon II dan 54 pejabat eselon III.
Pelantikan digelar di Kantor Bupati Sumbawa, dipimpin langsung oleh Bupati H. Jarot bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohammad Ansori. Mutasi ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri melalui Surat Nomor 100.2.2.6/4164/OTDA, dan bertujuan untuk menyesuaikan penempatan ASN sesuai kompetensi dan jenjang keahlian masing-masing.
Daftar Pergeseran Pejabat Eselon II:
- A. Yani: Sekretaris DPRD → Kepala Dinas Ketahanan Pangan
- Junaidi, S.Pt: Kepala Dinas Peternakan → Sekretaris DPRD
- Drs. Dedy Heriwibowo, S.Si, M.Si: Kadispora → Kepala Bappeda
- Endang Saifuddin Adi Nusantara Husain, M.Sc, S.Sos, M.T: Kepala Bappeda → Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Perindustrian dan Perdagangan
- Agus Mustamin, S.Sos, M.Si: Kepala Bapenda → Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
- dan sejumlah nama lainnya…
Pejabat Eselon III Terlibat Mutasi:
- Wahyu Indrajaya, ST, M.M.Inov: Sekretaris BRIDA → Sekretaris Diskominfo
- Jufrei, S.Si, M.M: Sekretaris Kominfotik → Kepala Bagian Organisasi Setda
- Arif Alamsyah, S.TP, M.Si: Kabag Organisasi → Camat Kecamatan Unter Iwes
Pernyataan Bupati Sumbawa
Saat dikonfirmasi oleh ONTV, Sabtu (2/8/2025), Bupati Jarot menegaskan bahwa rotasi jabatan ini dilakukan berdasarkan kompetensi dan bukan atas tekanan pihak luar.
“Kami ingin menciptakan birokrasi yang harmonis, dinamis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Mutasi ini dilakukan secara tulus dan ikhlas demi kemajuan daerah,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa langkah ini merupakan bentuk amanat Presiden dan harapan masyarakat Sumbawa. Seluruh pejabat yang dilantik diharapkan bekerja optimal, tanpa pamrih, serta berkomitmen terhadap pelayanan publik yang berkualitas.
(Biro-KSB)












