INDRAMAYU || ONTV.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran aktivitas nelayan serta keberlanjutan sektor perikanan melalui program normalisasi muara sungai. Kapal keruk milik Pemkab kembali dikerahkan untuk melakukan pengerukan di 13 muara sungai yang ada di wilayah tersebut.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meninjau langsung proses pengerukan di Muara Sungai Prajagumiwang, Karangsong, Jumat (30/6/2025). Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Indramayu Edi Umaedi, Camat Indramayu Indra Mulyana, serta sejumlah.
“Muara Karangsong ini sudah dangkal. Sedimentasi lumpur makin tinggi sehingga kapal nelayan sering kesulitan keluar masuk, bahkan harus antre panjang. Ini jelas mengganggu aktivitas mereka,” ungkap Bupati Lucky.
Ia menegaskan, meskipun pengerukan tidak dapat sepenuhnya mengatasi persoalan akibat faktor alam, upaya ini harus dilakukan secara berkelanjutan. Pemkab juga tengah mempersiapkan langkah pendukung lain seperti peninggian jalan akses, penanaman mangrove, serta pembangunan kolam labuh dan pasar ikan higienis untuk menunjang kenyamanan nelayan.
Sementara itu, Kepala Diskanla Edi Umaedi menyampaikan bahwa pengerukan di Muara Karangsong merupakan bagian dari program normalisasi yang mencakup 13 muara di Kabupaten Indramayu, termasuk Glayem, Lombang, Limbangan, Eretan Wetan, dan Eretan Kulon.
“Seluruh muara yang mengalami pendangkalan akan ditangani, meskipun secara bertahap. Dengan akses lancar dan lingkungan yang bersih, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) bisa beroperasi lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan nelayan dan masyarakat,” jelas Edi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini juga berpotensi mengurangi risiko banjir di kawasan pesisir saat musim hujan tiba.
Dengan adanya normalisasi ini, diharapkan aktivitas perikanan di Karangsong dan sekitarnya dapat kembali optimal, sekaligus memperkuat ekonomi maritim masyarakat Indramayu.
(Sumber: Diskominfo Indramayu)












