ROKAN HILIR-RIAU || ONTV.CO.ID — Di tengah semangat mencerdaskan anak bangsa, keterbatasan fasilitas pendidikan masih menjadi tantangan nyata di daerah pelosok. Salah satunya dialami SD Negeri 002 Harapan Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah Raya, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), yang hingga kini masih kekurangan ruang kelas belajar.
Akibat keterbatasan tersebut, siswa kelas 1 dan 2 terpaksa mengikuti proses belajar mengajar di rumah dinas guru. Sistem belajar bergilir pun diterapkan: siswa kelas 1 masuk lebih awal, sementara kelas 2 mulai belajar pukul 10.00 WIB.
Kepsek: Langkah Terpaksa Demi Hak Belajar Anak

Kepala Sekolah SDN 002 Harapan Makmur, Lindawati, SPi, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil demi memastikan proses belajar tetap berjalan meski sarana dan prasarana belum memadai.
“Kami berusaha semaksimal mungkin agar anak-anak tetap mendapatkan hak belajarnya. Meski harus belajar di rumah guru, semangat mereka tetap tinggi,” ujar Lindawati.
Potret Kesenjangan Infrastruktur Pendidikan
Situasi ini menjadi potret nyata perjuangan pendidikan di wilayah tertinggal. Keterbatasan ruang kelas bukan hanya menghambat proses belajar, tetapi juga menjadi penghalang bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang layak dan nyaman.
Harapan Masyarakat: Pemerintah Perlu Turun Tangan
Masyarakat berharap agar pemerintah dan pemangku kepentingan memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur pendidikan, khususnya di daerah yang belum tersentuh pembangunan optimal.
“Kami berharap pembangunan ruang kelas baru segera direalisasikan agar siswa bisa belajar dengan lebih baik dan aman di lingkungan sekolah,” ungkap warga setempat.
(RR2)












