INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID – Iran secara tegas menolak negosiasi gencatan senjata dengan Israel di tengah meningkatnya konflik antara kedua negara. Pemerintah Iran menyampaikan kepada mediator Qatar dan Oman bahwa mereka tidak akan berunding selama masih berada di bawah serangan Israel.
Serangan udara Israel yang dilancarkan sejak Jumat (13/6/2025) telah menghancurkan fasilitas militer dan nuklir Iran, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan besar. Sebagai respons, Iran bersumpah akan melakukan serangan balasan yang lebih dahsyat dan menyebut tindakan Israel sebagai pemicu konfrontasi terbesar dalam sejarah hubungan kedua negara.
Pejabat Iran yang mengetahui komunikasi diplomatik tersebut menegaskan bahwa negosiasi hanya akan dilakukan setelah Iran menyelesaikan respons militernya terhadap serangan pendahuluan Israel. Iran juga membantah laporan yang menyebut mereka meminta Qatar dan Oman untuk melibatkan Amerika Serikat dalam perundingan gencatan senjata atau pembicaraan nuklir.
Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan penghentian serangan terhadap warga sipil di Iran dan Israel serta mendesak adanya gencatan senjata. Ia memperingatkan bahwa upaya untuk menggulingkan pemerintahan di Teheran akan menjadi kesalahan strategis.
Ketegangan antara Iran dan Israel terus meningkat, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan udara dan rudal. Iran menegaskan bahwa operasi militernya akan berlanjut hingga kehancuran total rezim Zionis.***












