BANDUNG || ONTV.CO.ID — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengultimatum Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, agar segera mengevaluasi tata ruang di kawasan Lembang. Langkah ini diambil menyusul maraknya alih fungsi lahan yang menyebabkan bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut.
Dedi menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi pembangunan yang mengorbankan lahan hijau.
“Saya sudah minta ke bupati untuk melakukan evaluasi tata ruang. Tidak boleh ada pembangunan baru menggunakan area sawah atau hutan,” ujarnya saat diwawancarai di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (4/6/2025).
Sebagai bagian dari upaya perbaikan lingkungan, Pemprov Jabar berencana melakukan penghijauan dengan menanam bambu di kawasan hulu Lembang yang telah mengalami kerusakan. Selain itu, seluruh drainase di wilayah tersebut akan dibongkar dan diperbaiki untuk mengatasi masalah banjir.
Dedi juga meminta agar pemerintah kabupaten lebih selektif dalam memberikan izin pembangunan objek wisata.
“Pengembang wisata harus menyesuaikan dengan alam, bukan alam yang menyesuaikan dengan wisata. Jika jumlah wisata terlalu banyak, yang bangkrut juga banyak,” tambahnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa seluruh bangunan yang berdiri tanpa izin harus dibongkar. Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung Barat, sekitar 50 persen bangunan di Lembang tidak memiliki izin resmi.
Dengan langkah-langkah ini, Dedi berharap kawasan Lembang dapat kembali menjadi lingkungan yang lebih aman dan lestari bagi wisatawan.***












