BeritaBisnis & EkonomiInternasional

Indonesia dan Amerika Serikat Sepakati Negosiasi Tarif, Lima Sektor Jadi Fokus

×

Indonesia dan Amerika Serikat Sepakati Negosiasi Tarif, Lima Sektor Jadi Fokus

Sebarkan artikel ini

INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID –  Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah mencapai kesepakatan awal dalam negosiasi tarif perdagangan yang berlangsung di Washington, D.C. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kedua negara telah menyetujui pembahasan lebih lanjut di tingkat teknis untuk memastikan keseimbangan perdagangan.

Dilansir dari viva.co.id, dalam pertemuan tersebut, Indonesia mengajukan lima manfaat utama dalam negosiasi, yaitu:

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
  1. Ketahanan Energi – Indonesia berupaya memastikan pasokan energi nasional tetap stabil melalui kerja sama dengan AS.
  2. Akses Pasar – Pemerintah memperjuangkan tarif yang lebih kompetitif bagi produk ekspor Indonesia ke AS.
  3. Deregulasi – Upaya untuk meningkatkan kemudahan berusaha dan investasi guna menciptakan lapangan pekerjaan.
  4. Supply Chain – Kerja sama dalam rantai pasok industri strategis dan mineral kritis.
  5. Transfer Teknologi – Akses terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan, pertanian, dan energi terbarukan.

Menko Airlangga menegaskan bahwa pendekatan Indonesia mendapat apresiasi dari pemerintah AS, termasuk dari United States Trade Representative (USTR) dan Departemen Perdagangan AS.

“Upaya pendekatan Indonesia telah diterima dengan baik, dan kedua pihak menyetujui proses yang lebih intensif di tingkat teknis,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat, 25 April 2025.

Selain itu, Indonesia juga mendapatkan dukungan dari perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft dan Google, yang menyatakan komitmen mereka dalam mendukung negosiasi tarif yang lebih adil bagi Indonesia.

Negosiasi ini akan berlangsung selama 60 hari dengan beberapa putaran perundingan untuk mencapai kesepakatan final.

Pemerintah Indonesia berencana melakukan konsultasi internal dengan pemangku kepentingan dalam negeri serta melanjutkan komunikasi dengan pihak AS guna memastikan hasil yang menguntungkan bagi kedua negara.***

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan