BeritaDaerahHukum & Kriminal

Tak Ada Kabar 4 Hari dan Sempat Jawab Telpon Ada di Medan, Keluarga Minta Polisi Segera Usut Kematian Korban

×

Tak Ada Kabar 4 Hari dan Sempat Jawab Telpon Ada di Medan, Keluarga Minta Polisi Segera Usut Kematian Korban

Sebarkan artikel ini

LABUSEL || ONTV.CO.ID – Terkait temuan sosok mayat perempuan di Desa Rintis, Kecamatan Silangkitang, kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Senin (10/2/2025) di perladangan sawit milik warga, pihak keluarga ungkapkan hal ini.

Pihak keluarga kehilangan NR (korban) yang sudah 4 hari tidak pulang, berbagai cara upaya keluarga telah dilakukan mencari tahu keberadaannya, anak NR terakhir sempat menghubungi NR korban ke nomor telponnya, korban menjawab sedang berada di medan.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

“Adik istri saya NR pada Jumat malam (7/2/2025) dijemput di rumah korban oleh 2 orang teman perempuannya,” jelas Baharudin Siregar, pihak keluarga korban NR saat ditemui di rumah duka.(12/2/2025)

Baharudin mengaku setelah sempat viral di berbagai media online dan medsos kemudian, keponakannya yang bernama Asnan Ritonga (anak NR) menelpon dan memberitahu bahwa ada temuan mayat perempuan di perkebunan kelapa sawit Desa Rintis, diduga ibunya.

“Lantas kami seluruh keluarga ketika itu, langsung turun ke lokasi kejadian dan menuju ke RSUD Rantau Perapat guna memastikan bahwa mayat perempuan yang di temukan itu adalah adik ipar saya,” ungkap Baharudin.

Baharudin mengatakan, setelah melihat ciri-ciri korban, pihak keluarga meyakini jasad tersebut adik iparnya.

“Saya menduga penyebab kematian NR ada hubungan dengan teman-temannya yang sering menjemput korban ke rumah, sebab korban tidak ada masalah dengan keluarga,” kata Baharudin.

Dari temuan jasad korban, pihak keluarga menganggap kematian NR yang ditemukan warga dalam keadaan terkubur tidak wajar.

“Harapan keluarga pihak kepolisian segera usut kematian adik kami NR,” tegas Baharudin.

Kasat Reskrim AKP E.R. Ginting, S.H., menjelaskan identitas korban awalnya mis x, setelah hasil pemeriksaan dokter forensik dari data primer dan sekunder serta keterangan pengakuan 2 anak korban yang laki laki dan perempuan.

Ciri-ciri korban dapat dikenali anak korban dari pakaian korban yang dikenakan, memiliki gigi palsu dan ada bekas luka lama di bagian kaki akibat sakit diabetes,<span;> maka disimpulkan nama korban Nboru Ritonga (52), warga Lingkungan Martopotan, Kelurahan Langga Payung, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatra Utara.

“Sementara, hasil otopsi sampai saat ini masih menunggu dari dokter Forensik, tetapi hasil dari visum luar ditemukan luka lebam bagian tungkai kaki kiri bagian betis dan luka robek bagian kepala belakang,” jelas AKP E.R. Ginting.

Lebih lanjut Kasat menambahkan dari kejadian ini pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan saksi yang menemukan di lokasi sebanyak 4 orang, untuk indikasi penyebab kematian NR masih dilakukan pendalaman dan penyidikan.(Kidi Nasution)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan