MATARAM-NTB || ONTV.CO.ID – Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025, sebuah misi strategis untuk mendistribusikan uang tunai layak edar ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T). Sebanyak Rp8,085 miliar uang rupiah dibawa dan dilepas secara resmi dari Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, oleh Kepala Perwakilan BI NTB, Berry Afriansyah Harahap.
Menjangkau Lima Pulau 3T
Ekspedisi tahun ini menyasar lima pulau vital yang menjadi denyut nadi ekonomi lokal:
- Pulau Moyo
- Pulau Medang
- Pulau Maringkik
- Bajo Pulo
- Pusu Langgudu
Berry menyampaikan, “Ini adalah ekspedisi ke-12 yang kami lakukan di NTB, menandakan konsistensi dan prioritas kami terhadap daerah 3T. Nilai uang yang dibawa naik 6% dari tahun lalu.”
Penukaran Uang Lusuh
Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI NTB, Ignatius Adhi Nugroho, menambahkan,
“Harapannya seluruh dana sebesar Rp8 miliar ini akan terserap habis untuk ditukar dengan uang rupiah yang bersih, tidak lusuh, dan utuh.”
Masyarakat di pulau-pulau tersebut diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini guna menukar uang lama dengan uang layak edar, sekaligus mendukung kelancaran transaksi ekonomi lokal.
Edukasi & Efisiensi Transaksi
Selain distribusi uang, ERB juga membawa misi edukasi melalui program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
“Edukasi ini penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat dan menggunakan uang rupiah sebagai simbol kekuatan negara,” ujar Ignatius.
Penyebaran uang layak edar ini memiliki dampak langsung terhadap efisiensi transaksi di wilayah 3T.
“Tujuannya adalah memperlancar kegiatan ekonomi. Transaksi jadi lebih mudah, aman, dan efisien,” pungkasnya.
(Biro-KSB)












