BANDAR LAMPUNG II ONTV.CO.ID – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika dan senjata api ilegal yang digelar Polda Lampung di halaman Gedung Serbaguna Presisi Polda Lampung, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan aparat penegak hukum dalam memperkuat pemberantasan peredaran gelap narkotika serta penyalahgunaan senjata api ilegal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pemusnahan barang bukti dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, dan dihadiri jajaran Forkopimda serta sejumlah pejabat terkait. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba sekaligus menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Provinsi Lampung.
Dalam keterangannya, Kapolda Lampung mengungkapkan bahwa sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, Polda Lampung berhasil mengungkap 29 kasus tindak pidana narkotika dengan 35 orang tersangka yang berhasil diamankan.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 119,1 kilogram sabu, 58,2 kilogram ganja, 35.166 butir ekstasi, 19.996 butir pil Happy Five, 4.484 piece etomidate, serta 2.500 gram etomidate cair. Seluruh barang bukti tersebut diperkirakan memiliki nilai ekonomis mencapai Rp264,979 miliar.
Selain narkotika, Polda Lampung juga memusnahkan barang bukti berupa 166 pucuk senjata api rakitan dan 114 butir amunisi yang diserahkan secara sukarela oleh masyarakat. Langkah tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memperkuat kolaborasi bersama Polda Lampung, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya memberantas peredaran narkotika serta menekan penyalahgunaan senjata api ilegal.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman kejahatan. Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen mendukung berbagai langkah strategis aparat penegak hukum guna mewujudkan stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan narkotika serta peredaran senjata api ilegal dapat berjalan lebih efektif, sehingga terwujud Provinsi Lampung yang aman, tertib, dan kondusif sebagai bagian dari visi Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045. (*)












