SUBANG || ONTV.CO.ID – Dampak pendangkalan saluran di areal tambak produksi ikan darat, para petambak di wilayah Pantura Subang Jawa Barat alami penurunan drastis produksi.
Kondisi tersebut berdampak pada pasokan ikan darat segar ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) darat di Pantura Subang Jawa Barat.
Seperti yang terjadi di salah satu TPI Darat KUD Mina Langgengjaya Desa Langensari, Kecamatan Blanakan, pasokan ikan dari petambak ke pelelangan ikan ini menurun.
Manager Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Langgeng Jaya Ato Suanto pada Sabtu (25/01/2025) mengatakan, akibat pendangkalan saluran air dalam dua tahun terakhir ini, produksi ikan alami penurunan hingga 60%.
Hal tersebut, diakibatkan belum ada pengerukan atau normalisasi.
“Bila kondisi normal pasokan ikan yang masuk kepelelangan di sini sehari mampu mencapai 5 kwintal (500 kg) sehari namun saat ini produksi ikan hanya 1 kwintal,” kata Ato.
Menurutnya, menurunnya pasokan ikan dan udang dari para petambak disebabkan selain cuaca buruk juga diperparah sedimentasi parah di lima saluran air berdampak pada penutunan tingkat produksi para petani tambak.
“Tak sedikit para petani tambak gagal panen akibat kemarau. Meskipun pasokan ikan segar alami penurunan, harga ikan alami kenaikan,” jelasnya.
Petani tambak berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Subang lebih memperhatikan sarana dan prasarana perikanan terutama saluran air di areal tambak.(ahd)












