DaerahPemerintahan

Camat dan Kakam Keluhkan Kegiatan Safari Ramadhan, Kesra Buang Badan

×

Camat dan Kakam Keluhkan Kegiatan Safari Ramadhan, Kesra Buang Badan

Sebarkan artikel ini

TULANG BAWANG || ONTV.CO.ID – Safari Ramadhan merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan selama bulan suci ini oleh pemerintah maupun lembaga swasta, bertujuan mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat dan tokoh agama.

Di Kabupaten Tulang Bawang, Bupati dan Wakil Bupati melaksanakan Safari Ramadhan dari tingkat kecamatan hingga kampung. Namun, kebijakan ini menimbulkan polemik di kalangan camat dan kepala kampung terkait beban anggaran.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Safari Ramadhan sejatinya merupakan kegiatan yang berada di bawah kewenangan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), yang berfungsi dalam perencanaan serta pelaksanaan kebijakan di bidang kesejahteraan sosial.

Namun, beberapa camat mengungkapkan bahwa mereka harus mengalokasikan dana sendiri untuk mendukung kegiatan ini karena tidak adanya anggaran dari pemerintah kabupaten.

Seorang camat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keluhannya, “Setiap kali ada Safari Ramadhan yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, kami yang harus menanggung biayanya. Saya sudah bertanya ke Kesra, tetapi mereka mengatakan bahwa tidak ada anggaran untuk kegiatan ini. Akhirnya, kami terpaksa mengatur iuran dari setiap kampung sebesar Rp1 juta.”

Sementara itu, Ketua LPPNRI Kabupaten Tulang Bawang, Sahdan, mempertanyakan alasan pemerintah tidak menyediakan dana untuk kegiatan ini. Ia menduga bahwa anggaran telah dialokasikan, tetapi tidak dikeluarkan oleh Kesra.

“Tidak mungkin pemerintah tidak memiliki anggaran untuk Safari Ramadhan. Mengapa seluruh biaya malah dibebankan kepada camat dan kepala kampung? Kemana dana kegiatan yang seharusnya dikelola oleh Kesra?” ungkapnya.

Sahdan berencana mengirim surat resmi kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk meminta klarifikasi terkait anggaran Safari Ramadhan yang tidak kunjung turun. Ia juga mengaku telah berupaya menghubungi beberapa pejabat terkait, termasuk kepala bagian Kesra dan bendahara, namun belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Kontroversi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi pengelolaan anggaran dalam pelaksanaan program pemerintah, terutama di sektor kesejahteraan rakyat. Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang diharapkan segera memberikan penjelasan guna menghindari polemik lebih lanjut.(Herdi)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan