BIMA-NTB || ONTV.CO.ID — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan memperkokoh peran petani sebagai ujung tombak kedaulatan pangan nasional, Wakil Wali Kota Bima, Fery Sofyan, secara resmi melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia se-Pulau Sumbawa untuk masa bakti 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Aula Home Stay Mutmainah, Kota Bima, pada Rabu (20/8/2025).
Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Bima, Sekretaris Daerah, perwakilan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Tani Merdeka Indonesia Dr. Siti Aisyah Muhammad, Ketua DPD NTB Haerul AR, serta pengurus DPD dari lima kabupaten/kota di Pulau Sumbawa, termasuk Kabupaten Sumbawa Barat.
Fery Sofyan: “Ini Bukan Seremoni, Tapi Komitmen Nyata”
Dalam sambutannya, Fery menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah dan nasional.
“Kami berharap DPD Tani Merdeka dapat berperan aktif mendukung program prioritas pemerintah, menjadikan Pulau Sumbawa sebagai lumbung pangan yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Fery.
Sinergi Petani dan Pemerintah untuk Kedaulatan Pangan
Ketua Umum DPD Tani Merdeka Indonesia, Haerul AR, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat posisi petani sebagai pilar utama pembangunan sektor pertanian.
“Kami mendorong sinergi antara petani dan pemerintah untuk menyukseskan program kerja negara demi kemajuan dan kesejahteraan petani,” tegas Haerul.
Ia juga menyampaikan bahwa kepengurusan DPD dari lima kabupaten/kota telah disahkan melalui Surat Keputusan Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Indonesia, yaitu:
Kabupaten/Kota Nomor SK
• Sumbawa Barat 51
• Kota Bima 52
• Sumbawa 56
• Kabupaten Bima 57
• Kabupaten Dompu 58
SK tersebut dibacakan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Tani Merdeka Indonesia dalam acara pelantikan.
Penutup: Foto Bersama dan Harapan Masa Depan
Acara ditutup dengan sesi foto bersama Wakil Wali Kota Bima dan seluruh pengurus DPD Tani Merdeka se-Pulau Sumbawa, sebagai simbol kebersamaan dan komitmen membangun pertanian yang berdaulat dan berkelanjutan.
(Barsa-NTB)












