LOMBOK TIMUR-NTB || ONTV.CO.ID – Kisah pilu datang dari Dusun Penede, Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra. Seorang lansia bernama Inak Pat (76) hidup sebatang kara setelah ditinggal suami dan anaknya. Kini ia bertahan hidup dengan kondisi rumah yang sangat memprihatinkan, bergantung pada belas kasih warga sekitar.
Kondisi Rumah Memprihatinkan
Rumah berukuran sekitar 5 x 6 meter yang ditempati Inak Pat merupakan satu-satunya harta yang dimiliki. Namun, bangunan tersebut sudah tidak layak huni. Hampir seluruh bagian atap bocor, sehingga saat hujan deras turun, air menggenangi isi rumah hingga tempat tidur pun ikut basah. Tidak ada seorang pun yang tinggal bersamanya, membuat Inak Pat benar-benar hidup sendiri.
Harapan Warga
Warga sekitar berharap pemerintah daerah, baik Gubernur maupun Bupati Lombok Timur, dapat memberikan perhatian khusus untuk membantu memperbaiki rumah Inak Pat.
“Kami berharap ada bantuan rehab rumah agar beliau bisa tinggal dengan layak,” ungkap salah seorang warga.
Selain pemerintah, masyarakat juga berharap para dermawan tergerak hati untuk berbagi kasih, meringankan beban hidup Inak Pat yang kini menjalani hari-harinya seorang diri.
Kondisi Sosial
Meski sesekali warga menjenguk dan melihat keadaannya, kehidupan Inak Pat tetap penuh keterbatasan. Kisah ini menjadi potret nyata perlunya kepedulian sosial terhadap lansia yang hidup dalam keterasingan dan keterbatasan.
(den)












