MAGELANG-JATENG || ONTV.CO.ID — Di tengah fluktuasi harga cabai, dominasi tengkulak, dan rantai distribusi yang panjang, seorang tokoh dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berhasil menciptakan perubahan nyata bagi ribuan petani. Ia adalah Sudarno, atau akrab disapa Mas Dar—petani teladan sekaligus penggerak pemberdayaan yang dikenal sebagai Champion Cabai Magelang.
Dengan semangat social entrepreneur, Mas Dar telah menghimpun lebih dari 6.000 petani aktif dan pasif dari 12 kecamatan dalam wadah Koperasi Pancarga Tani Gemilang Magelang. Melalui koperasi ini, ia membuktikan bahwa petani cabai bisa bangkit dan mandiri dari hulu hingga hilir.
Petani Teladan Nasional 2025: Bukti Nyata Pemberdayaan
Penghargaan sebagai Petani Teladan Kategori Pemberdayaan Petani Cabai Tingkat Nasional Tahun 2025 yang diterima Mas Dar bukan sekadar simbol. Ia menegaskan bahwa perjuangannya bukan untuk keuntungan pribadi.
“Saya di sini hanya menjadi penggerak pertanian sosial enterpreneur. Bukan mencari cuan atau kepentingan pribadi,” tegas Mas Dar.
Moto hidupnya, “Petani kerja cerdas ikhlas,” menjadi prinsip dasar bagi ribuan petani binaannya. Menurutnya, bertani bukan hanya soal kerja keras, tetapi juga kerja strategis yang dijalani dengan hati dan keikhlasan.
Inovasi Pasar Lelang Cabai: Harga Lebih Baik, Petani Lebih Sejahtera
Salah satu terobosan terbesar Mas Dar adalah lahirnya sistem pasar lelang cabai. Sistem ini memungkinkan petani mendapatkan harga jual yang lebih baik, bahkan meningkatkan nilai jual sebesar Rp1.000–Rp2.000 per kilogram.
“Jika dalam setahun koperasi mampu mengumpulkan hasil panen 1.000 ton, maka Rp1 miliar kembali ke petani, bukan ke tengkulak,” jelasnya.
Inovasi ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat solidaritas antarpetani. Kini, petani cabai di Magelang saling menopang dan bergerak bersama menuju kemandirian.
Sinergi dengan Pemerintah dan Stakeholder Agribisnis
Mas Dar juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian dan Ditjen Hortikultura, yang terus memberikan pendampingan dan dukungan teknis.
“Kami sebagai petani Champion Cabai senantiasa menjalankan peran bersama pemerintah dan stakeholder agribisnis untuk memajukan sektor cabai,” ujarnya.
Dampaknya terasa nyata: petani lebih sejahtera, pelaku usaha lebih gembira, dan masyarakat menikmati cabai dengan harga yang terjangkau.
“Petani cabai sejahtera, pelaku usaha gembira, dan masyarakat pun tersenyum bahagia,” pungkas Mas Dar.
Dari Magelang untuk Indonesia: Bukti Nyata Pemberdayaan Petani
Kisah Mas Dar membuktikan bahwa pemberdayaan petani bukan sekadar jargon. Dengan prinsip kerja cerdas dan ikhlas, ia telah mengubah ribuan petani cabai Magelang menjadi kekuatan bersama yang mandiri, berdaya, dan sejahtera.***












