SUMBAWA BARAT-NTB || ONTV.CO.ID — PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terus memperkuat posisi strategisnya di sektor pertambangan nasional dengan menggelontorkan dana eksplorasi sebesar USD 2,85 juta sepanjang kuartal II/2025 (April–Juni). Dana tersebut digunakan melalui anak usaha, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), untuk menggarap tiga wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK): Blok Elang, Rinti, dan Lampui, di Kabupaten Sumbawa Barat dan Sumbawa.
Fokus Eksplorasi di Blok Elang
Corporate Secretary AMMN, Vemmy Febrianti, menjelaskan bahwa Blok Elang menjadi prioritas utama dengan alokasi dana mencapai USD 2,2 juta.
Kegiatan eksplorasi meliputi:
- Pengeboran inti menggunakan tiga unit rig
- Survei Induced Polarization (IP)
- Pemetaan geologi di tiga area strategis: Gerbang Timur, Sebu Timur, dan Proyek Cu-Au Elang
Selama periode tersebut, tujuh lubang bor telah diselesaikan dengan total kedalaman 3.500,7 meter, mencakup pengeboran infill dan eksplorasi baru.
Blok Rinti dan Lampui Tak Kalah Aktif
Di Blok Rinti, AMNT tengah mempersiapkan survei IP senilai USD 37.700 untuk mengidentifikasi potensi sistem porfiri tembaga-emas di bawah lapisan lithocap. Hingga akhir kuartal, persiapan jalur telah mencapai 65% dari target, dengan lintasan sepanjang 11,35 km.
Sementara itu, di Blok Lampui, AMMN mengalokasikan dana sekitar USD 605.000 untuk mendukung pengeboran eksplorasi dan lanjutan survei IP.
Hasilnya:
- Dua lubang bor dengan total kedalaman 1.048,2 meter
- Pengumpulan 405 sampel inti
- Survei IP sepanjang 5,4 km untuk menindaklanjuti temuan anomali sebelumnya
Komitmen Jangka Panjang
Langkah agresif ini menunjukkan komitmen AMMN dalam memperluas potensi cadangan mineral di kawasan timur Indonesia, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di industri pertambangan global.
(Biro-KSB)












