LOMBOK TIMUR-NTB || ONTV.CO ID – Warga Dusun Penye Timur, Desa Suwangi Timur, Kecamatan Sakra Barat, dibuat resah oleh aksi premanisme yang dilakukan oleh seorang pria bernama Muhammad Iman, pelaku pemukulan terhadap warga setempat yang dikenal dengan panggilan Ayunan. Meski laporan telah masuk ke pihak kepolisian, pelaku masih bebas berkeliaran dan bahkan terlihat santai melakukan siaran langsung di Facebook sambil menenggak tuak di sebuah kedai yang diduga menjadi markas minuman keras di Desa Sukarara.
Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sakra Barat pada Rabu (9/7/2025) pukul 10.00 WITA. Pihak kepolisian telah menindaklanjuti dengan membawa korban untuk visum di Puskesmas Sakra Barat. Namun hingga kini, belum ada tindakan penangkapan terhadap pelaku.
Kepala Wilayah Penye Timur bersama keluarga korban dan warga setempat menyuarakan keberatan atas perilaku premanisme yang dilakukan Muhammad Iman. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penangkapan paksa demi mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Melalui pesan WhatsApp kepada media, Kanit Reskrim Polsek Sakra Barat menyatakan bahwa kasus ini akan ditindaklanjuti. Namun warga menilai penindakan harus segera dilakukan agar tidak menjadi preseden buruk dan membuat para pelaku premanisme merasa kebal hukum.
Kedai tuak di Dusun Sukawangi, Desa Sukarara, yang diduga menjadi tempat nongkrong pelaku, masih beroperasi tanpa adanya razia atau penertiban dari aparat. Warga menilai keberadaan tempat tersebut turut memperparah situasi dan menjadi titik rawan gangguan sosial.
“Premanisme harus diberantas. Tidak boleh ada perlindungan terhadap orang-orang yang meresahkan dan terbukti melakukan penganiayaan terhadap warga kami,” tegas Kawil Penye Timur.
(den)












