INDRAMAYU-JABAR || ONTV.CO.ID – Kepala Desa (Kuwu) Losarang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Arifin, akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu yang menyeret namanya dalam dugaan praktik jual beli tanah aset Pertamina di wilayahnya.
Dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (6/2/2026), Arifin menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia menolak tegas tudingan adanya transaksi jual beli tanah Pertamina yang melibatkan dirinya maupun pihak pemerintah desa.
“Isu jual beli tanah milik Pertamina yang diarahkan ke saya, apalagi disebut melibatkan oknum pemerintah, itu tidak benar. Tidak ada tanah yang diperjualbelikan. Semua lahan digunakan untuk kepentingan masyarakat dan program KDMP, tidak lebih dari itu,” ujar Arifin.
Klarifikasi Kuwu Arifin
Arifin menjelaskan bahwa lahan yang dimaksud sebenarnya dialihfungsikan oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk pembangunan fasilitas olahraga. Menurutnya, langkah tersebut murni inisiatif pribadi guna mendukung kegiatan pemuda karang taruna, khususnya olahraga voli dan futsal.
“Lapangan olahraga itu diurug menggunakan lumpur yang diambil dari balong (kolam) Pertamina. Jadi tidak ada sistem jual beli tanah. Ini murni untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Pemanfaatan Lumpur Pertamina
Selain itu, Arifin menambahkan bahwa pengambilan lumpur dari kolam Pertamina juga bertujuan untuk normalisasi agar kolam lebih tertata dan berfungsi dengan baik. Lumpur tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai lahan urug lapangan olahraga.
“Selagi tidak merusak infrastruktur dan fasilitas milik Pertamina, pengambilan lumpur justru membantu normalisasi kolam. Sekali lagi, ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan kebutuhan masyarakat dan sarana olahraga karang taruna Desa Losarang,” jelasnya.
Desa Hanya Fasilitator
Dengan adanya klarifikasi ini, Arifin menegaskan bahwa pemerintah desa hanya berperan sebagai fasilitator. Tidak ada keterlibatan dalam praktik jual beli tanah, melainkan murni untuk mendukung pembangunan sarana olahraga bagi masyarakat Losarang.
(Nono)












