BANDUNG || ONTV.CO.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan pentingnya pembentukan karakter anak-anak Jawa Barat yang kuat dan disiplin melalui berbagai kebijakan pendidikan. Dalam pernyataannya, ia meminta dukungan masyarakat agar program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi generasi muda.
Dedi Mulyadi mengusulkan pendekatan baru dalam pendidikan karakter, termasuk pembinaan siswa di barak militer bagi mereka yang dianggap bermasalah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika di kalangan pelajar.
“Anak-anak ini harus dibina dengan cara yang lebih tegas. Mereka perlu belajar disiplin, tanggung jawab, dan menghormati aturan,” ujar Dedi Mulyadi dalam konferensi pers di Bandung, Jumat (3/5/2024).
Menurut Dedi, siswa yang mengikuti program ini akan menjalani rutinitas disiplin, seperti tidur lebih awal, bangun pagi, olahraga, serta kegiatan sosial yang membangun karakter. Ia juga menegaskan bahwa program ini dilakukan dengan persetujuan orang tua dan bertujuan untuk membantu anak-anak yang sulit dibina dalam lingkungan sekolah biasa.
Kebijakan ini menuai berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian pihak mendukung langkah Dedi Mulyadi sebagai solusi terhadap meningkatnya kenakalan remaja, sementara yang lain mengkritisi pendekatan militer dalam pendidikan.
Namun, Dedi tetap optimis bahwa kebijakan ini adalah langkah yang benar.
“Saya percaya, jika kita mendidik anak-anak dengan cara yang tepat, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang kuat, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.
Program pendidikan karakter yang diusung oleh Gubernur Dedi M satu langkah inovatif dalam membentuk generasi muda yang lebih disiplin. Meski menuai pro dan kontra, ia tetap meminta masyarakat memberikan ruang bagi pemerintah untuk menjalankan program ini demi masa depan anak-anak Jawa Barat.***












