BeritaDaerah

Pemkab Aceh Barat Awasi Ketat Distribusi LPG dan BBM di Meulaboh

×

Pemkab Aceh Barat Awasi Ketat Distribusi LPG dan BBM di Meulaboh

Sebarkan artikel ini

ACEH BARAT-ACEH || ONTV.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di bawah koordinasi langsung Bupati Tarmizi, SP bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH, melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas LPG di Kota Meulaboh. Kegiatan ini melibatkan instansi terkait dengan dukungan penuh TNI dan Polri guna memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan serta tidak merugikan masyarakat.

Dalam pelaksanaan pengawasan, Bupati Tarmizi bersama tim menyambangi sejumlah SPBU dan pangkalan LPG di Kecamatan Johan Pahlawan, sementara tim yang dipimpin Wakil Bupati Said Fadheil melakukan penyisiran di Kecamatan Meureubo.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Aturan Pengisian BBM

Bupati Tarmizi menegaskan beberapa ketentuan penting:

  • Pengisian BBM menggunakan jerigen hanya diperbolehkan untuk BBM non-subsidi.
  • Kendaraan pengguna BBM solar dibatasi maksimal 44 liter atau Rp300.000.
  • Kendaraan dengan tangki modifikasi dilarang diisi dan akan ditindak tegas jika ditemukan.

Selain itu, pihak SPBU diminta mengutamakan pelayanan agar angkutan umum tidak ikut mengantre panjang, sehingga distribusi tetap lancar dan tertib.

Distribusi LPG Subsidi 3 Kg

Terkait LPG subsidi, Bupati Tarmizi menekankan agar pembagian dilakukan adil dan merata. Sosialisasi telah dilakukan melalui surat edaran, namun kini Pemkab turun langsung melakukan sidak.

“Hari ini kita beri peringatan, namun jika ke depan ditemukan pelanggaran, akan kita tindak tegas,” ujar Tarmizi.

SPBU yang terbukti melanggar aturan, seperti menjual solar melebihi batas ketentuan, dapat dikenakan sanksi berat hingga pencabutan izin usaha.

Kendala Pasokan LPG

Distribusi LPG untuk Aceh Barat yang selama ini berasal dari Lhokseumawe masih terkendala akibat terganggunya akses transportasi. Di Banda Aceh, kondisi juga belum sepenuhnya normal karena adanya jembatan putus dan jembatan darurat di wilayah timur Aceh. Situasi ini berdampak pada keterlambatan pasokan dan menyulitkan pelaku UMKM.

“Dalam kondisi seperti ini, jangan sampai muncul kekecewaan masyarakat karena ada oknum yang menimbun atau menjual tidak sesuai aturan,” tegas Tarmizi.

Rencana Jalur Laut

Sebagai solusi, Pemkab Aceh Barat berencana mengajukan permohonan distribusi alternatif melalui jalur laut untuk wilayah Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya.

“Kalau pasokan ini bisa dipenuhi, insyaallah kondisi akan aman,” pungkas Tarmizi.

Dengan pengawasan langsung di lapangan, Pemkab Aceh Barat berharap distribusi LPG dan BBM dapat berjalan tertib, adil, dan tepat sasaran demi menjaga stabilitas serta memenuhi kebutuhan masyarakat.

(Muhibbul)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan