BeritaDaerahHukum & Kriminal

Polres Lombok Timur Gagalkan Upaya Dugaan TPPO Terhadap 20 Remaja

×

Polres Lombok Timur Gagalkan Upaya Dugaan TPPO Terhadap 20 Remaja

Sebarkan artikel ini

LOMBOK TIMUR-NTB || ONTV.CO.ID — Sebanyak 20 anak remaja berhasil diselamatkan dari dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) setelah dijanjikan akan bekerja di Kalimantan dengan iming-iming gaji besar. Penyelamatan dilakukan oleh jajaran Polres Lombok Timur bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), Polres Lombok Barat, Polresta Mataram, dan BP2MI.

Kejanggalan Terungkap dari Laporan Warga

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Insiden bermula saat seorang warga Sakra Timur melapor karena anaknya tiba-tiba tidak berada di rumah. Ia menghubungi pemerintah desa dan SBMI untuk meminta pendampingan ke Polres Lombok Timur. Dari laporan tersebut diketahui bahwa tiga dari 20 calon korban berasal dari Sakra Timur, sementara sisanya berasal dari Mataram dan Lombok Barat.

Berbekal informasi tersebut, tim gabungan segera bergerak melacak keberadaan para remaja hingga akhirnya mereka ditemukan di Pelabuhan Lembar, diduga hendak diberangkatkan secara ilegal.

Dugaan Pemalsuan Identitas

Ketua SBMI NTB, Usman, mengungkapkan kejanggalan yang ditemukan saat pemeriksaan identitas:

“Anak ini baru masuk SLTA dan usianya masih 15 tahun, tetapi KTP terbarunya mendadak menunjukkan usia 18 tahun. Ini sangat mencurigakan.”

Proses Pemeriksaan Masih Berlangsung

Kasatreskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia Putra, menyebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para calon korban serta mendalami peran para sponsor dan calo.

“Masih kita periksa dulu, termasuk peran-perannya masing-masing. Nanti kami update lagi,” ujarnya.

(den)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan