SUMBAWA BARAT-NTB || ONTV.CO.ID —Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali diguncang isu pemekaran yang didorong oleh masyarakat Pulau Sumbawa. Keinginan untuk memisahkan diri dari NTB dan membentuk Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) semakin menguat, bahkan mendapatkan dukungan dari sejumlah pejabat teras di wilayah tersebut.
Wacana pemekaran ini bukan hal baru—gagasan PPS telah muncul sejak 20 tahun lalu. Namun, hingga kini, pembentukan provinsi baru masih terkendala oleh kebijakan moratorium pemekaran daerah. Meski begitu, masyarakat Pulau Sumbawa terus mendesak agar PPS dapat segera terwujud. Selain dorongan politik dan aspirasi rakyat, pemerintah pusat juga tengah mengembangkan proyek besar di NTB berupa pembangunan jalan tol senilai Rp. 22 triliun.
Tol ini akan menghubungkan dua kabupaten, yaitu Lombok Barat dan Lombok Timur, dengan nama Jalan Tol Lembar–Kayangan. Infrastruktur sepanjang 80 km ini akan membentang dari Pelabuhan Lembar hingga Pelabuhan Kayangan, diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta perekonomian NTB. Berdasarkan data terbaru, kedua kabupaten ini memiliki Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp. 2.608.714 dan Rp. 2.602.931, setelah mengalami kenaikan 6,5% di tahun 2025.
Proyek jalan tol ini menjadi bagian dari strategi pembangunan NTB sekaligus menjadi perhatian di tengah dinamika pemekaran provinsi yang terus berkembang.(Biro-KSB)












