TULANG BAWANG II ONTV— Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat sinergi pembangunan daerah melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula Tiyuh Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Jumat (30/01/2026).
Musrenbang kali ini mengusung tema “Pengembangan Ekonomi Produktif melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia, Pemberdayaan Masyarakat, dan Peningkatan Infrastruktur Berkelanjutan.” Forum ini menjadi ruang strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan kebijakan pembangunan agar lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Plt. Camat Tulang Bawang Tengah, Mardianto Rohman, SE., MM, menyampaikan bahwa pihak kecamatan bersama seluruh Kepalo Tiyuh telah menyepakati perubahan arah kebijakan pembangunan. Fokus pembangunan tidak lagi semata pada pembangunan jalan, namun diarahkan pada penguatan ekonomi produktif serta peningkatan kesehatan masyarakat di 19 Tiyuh dan 2 kelurahan.
> “Kesepakatan ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, dengan tetap memperhatikan kebutuhan infrastruktur pendukung,” ujar Mardianto.
Sejumlah usulan strategis yang mengemuka dalam Musrenbang tersebut meliputi pembangunan dan peningkatan jalan, talud, layanan kesehatan, kegiatan land clearing, serta penyediaan sarana air bersih guna menunjang aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
Musrenbang RKPD Kecamatan Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Tulang Bawang Barat, Mirza Irawan Dwi Atmaja, S.Sos., M.M., yang hadir mewakili Bupati Tulang Bawang Barat. Kegiatan ini turut dihadiri unsur legislatif, kepala OPD, Kapolsek, Danramil, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Mirza menegaskan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 menuntut pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
> “Pemerintah daerah memfokuskan prioritas pada pelayanan dasar dan penguatan ekonomi masyarakat. Pembangunan harus sejahtera, merata, kreatif, dan inovatif,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi elemen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
> “Infrastruktur merupakan urat nadi perekonomian. Penguatan ekonomi produktif harus dibarengi dengan akses jalan yang memadai agar distribusi hasil bumi tidak terhambat,” lanjutnya.
Hasil Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan ini selanjutnya akan dikawal dan dibahas di tingkat kabupaten sebagai bahan penyusunan RKPD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2026.
Dalam forum tersebut juga dijelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
> “Musrenbang menjadi sarana penting untuk menyelaraskan pendekatan teknokratis, partisipatif, politis, serta top down dan bottom up, agar usulan pembangunan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat,” jelas Mirza.
Pada kesempatan yang sama, Asisten II memaparkan bahwa APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp840,477 miliar. Meski belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pembangunan, pemerintah daerah berkomitmen mengoptimalkan anggaran untuk peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, penguatan jaring pengaman sosial, serta pengembangan perekonomian daerah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2026 mengacu pada visi pembangunan daerah 2025–2029, yaitu “Sejahtera, Merata, Kreatif, Inovatif, dan Maju.” Visi tersebut diwujudkan melalui program prioritas di sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pertanian, peternakan, pelayanan publik, infrastruktur, serta pengelolaan lingkungan hidup.
Melalui Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan ini, diharapkan dapat disepakati usulan kegiatan prioritas pembangunan Tiyuh dan kelurahan, kegiatan prioritas kecamatan yang belum terakomodasi di tingkat Tiyuh, serta pengelompokan program sesuai tugas dan fungsi perangkat daerah.
Kegiatan Musrenbang RKPD Kecamatan Tahun 2026 ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat.
(Made)












