INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID – China kembali menunjukkan dominasinya dalam teknologi militer dengan mengembangkan drone mikro seukuran nyamuk yang dirancang khusus untuk misi pengintaian dan operasi rahasia. Drone ultra-miniatur ini dikembangkan oleh Universitas Teknologi Pertahanan Nasional (NUDT) dan telah diperkenalkan secara publik melalui siaran CCTV 7, saluran militer resmi negara tersebut.
Drone mungil ini memiliki panjang sekitar 2 cm dan berat hanya 0,3 gram. Dengan desain menyerupai serangga, drone ini dilengkapi dua sayap halus dan tiga kaki mini, menjadikannya nyaris tak terdeteksi oleh radar konvensional.
“Robot bionik mini seperti ini sangat cocok untuk misi intelijen dan operasi khusus di medan perang,” ujar Liang Hexiang, peneliti NUDT, dalam wawancara dengan CCTV.
Selain kemampuan terbang senyap, drone ini juga dapat dikendalikan dari jarak jauh menggunakan ponsel pintar dan dilengkapi sensor canggih untuk pengawasan rahasia. Para ahli menyebut teknologi ini sebagai lompatan besar dalam peperangan asimetris dan pengintaian modern.
Namun, kemajuan ini juga menimb. Pakar pertahanan memperingatkan potensi penyalahgunaan, mulai dari pencurian data hingga penyebaran bahan berbahaya.
“Teknologi sekecil ini bisa menjadi pedang bermata dua,” ujar Timothy Heath, analis keamanan global.
Drone mikro ini menambah daftar panjang inovasi militer China yang menantang dominasi teknologi Barat. Beberapa pengamat bahkan menyebutnya sebagai versi lebih kecil dari “RoboBee”, drone mini yang dikembangkan Harvard pada 2013.(red)












