JAKARTA || ONTV.CO.ID – Presiden Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, pada 28 Mei 2025. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan beberapa poin penting yang mencerminkan hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis serta isu global yang menjadi perhatian bersama.
1. Dukungan terhadap Kemerdekaan Palestina
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Prancis memiliki visi yang sama dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Ia menyerukan agar Israel mengakui Palestina sebagai negara berdaulat, sebagai langkah menuju perdamaian di Timur Tengah.
“Indonesia sudah menyampaikan, begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan membuka hubungan diplomatik,” ujar Prabowo.
2. Stabilitas Geopolitik dan Geoekonomi
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo membahas kondisi geopolitik dan geoekonomi dunia yang penuh ketidakpastian. Ia menekankan bahwa Indonesia dan Prancis dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas global melalui kerja sama strategis.
“Prancis dan Indonesia dapat memberi sumbangan yang baik kepada stabilitas geopolitik dan geoekonomi,” kata Prabowo.
3. Perayaan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Prancis
Prabowo mengingatkan bahwa tahun ini menandai 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Prancis. Ia menekankan bahwa hubungan kedua negara didasarkan pada saling menghormati, demokrasi, dan hak asasi manusia.
“Hubungan bilateral kita dilandasi oleh kerja sama politik yang kuat dan kokoh, berakar pada saling menghormati dan prinsip-prinsip yang kita anut bersama,” ujar Prabowo.
4. Rencana Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian
Indonesia mendukung rencana Prancis dan Arab Saudi untuk menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada Juni 2025. KTT ini bertujuan untuk mendorong penyelesaian konflik Palestina melalui solusi dua negara.
“Kami mendukung rencana Prancis dan Arab Saudi untuk menyelenggarakan KTT guna mendorong penyelesaian solusi dua negara dan mewujudkan perdamaian di kawasan Timur Tengah,” kata Prabowo.
5. Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
Selain isu politik dan kemanusiaan, Prabowo dan Macron juga membahas kerja sama ekonomi, teknologi, dan pertahanan. Penandatanganan kerja sama antara Indonesia dan Prancis dijadwalkan berlangsung di Candi Borobudur pada 29 Mei 2025.
“Hubungan kita ini sudah cukup lama, 75 tahun, dengan berkembang luar biasa 10 tahun terakhir ini,” ujar Macron.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan bilateral serta berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas global.***












