SUMBAWA BARAT-NTB || ONTV.CO.ID – Pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua di Aula Rafulung BKPSDM Kabupaten Sumbawa Barat berlangsung lancar dengan sistem pengawasan yang ekstra ketat. Seleksi ini merupakan bagian dari Formasi Tahun 2024 untuk Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (28/4/2025).
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, yang juga menjabat sebagai Kepala BKPSDM KSB, Drs. Mulyadi, M.Si., menyampaikan bahwa seleksi tahap kedua ini memiliki perbedaan signifikan dibanding tahap pertama. Dalam keterangannya via telepon, ia menjelaskan bahwa seleksi PPPK tahap pertama tidak menerapkan sistem peringkat nilai, sehingga peserta yang memenuhi kuota formasi langsung menjadi PPPK penuh waktu, sementara yang tidak lulus mendapat status paruh waktu.
Sementara itu, pada tahap kedua, sistem peringkat nilai diterapkan, sehingga terdapat peserta yang lulus dan tidak lulus. Peserta yang tidak lulus masih menunggu kebijakan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) terkait kelanjutan status mereka, apakah akan diteruskan atau dialihkan ke sistem outsourcing.
Drs. Mulyadi, M.Si. berharap agar seluruh peserta yang berjumlah 278 orang, yang terbagi dalam empat sesi, mengikuti seleksi dengan penuh keseriusan. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal karena peluang seperti ini tidak selalu datang dua kali.
Ia juga mengingatkan para peserta agar berdoa sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing sebelum mengerjakan soal. Selain itu, peserta diimbau untuk membaca soal dengan cermat, mengikuti tata tertib yang telah ditetapkan panitia seleksi, serta menjawab dengan fokus dan benar tanpa membuat kegaduhan di ruang ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT). Jika peserta menemukan soal yang kurang jelas, mereka dipersilakan bertanya kepada panitia pengawas maupun petugas Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan cara yang baik dan sopan.
Dengan pengawasan ketat dan sistem seleksi yang lebih terstruktur, diharapkan proses ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan aparatur sipil negara yang berkualitas untuk Kabupaten Sumbawa Barat.(Biro KSB)












