DOMPU-NTB || ONTV.CO.ID — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi solusi pemenuhan gizi anak sekolah justru menuai sorotan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Pasalnya, para siswa SDN 9 Dompu membuang makanan yang dibagikan karena diduga sudah dalam kondisi basi dan tidak layak konsumsi, Kamis (28/8/2025).
Makanan MBG Dibuang ke Tempat Sampah
Insiden ini menjadi viral di media sosial sejak Rabu (27/08/2025), setelah beredar video dan foto siswa membuang paket makanan MBG ke tempat sampah. Menu MBG yang dibagikan berisi potongan daging ayam, nasi, dan sayur, namun menurut keterangan pihak sekolah, makanan tersebut sudah tidak layak dikonsumsi.
Konfirmasi Kepala Sekolah: Makanan Diantar dari Dapur MBG Manggeasi
Kepala SDN 9 Dompu, Yati Kusmiyati, saat dikonfirmasi oleh media ONTV pada Kamis (28/08/2025), membenarkan bahwa makanan basi tersebut dibagikan kepada siswa pada Selasa siang.
“Makanan itu diantar oleh petugas dari dapur MBG di Desa Manggeasi, Kecamatan Dompu. Setelah dicek, ternyata tidak layak konsumsi,” ujar Yati.
Ia menyebutkan bahwa sebanyak 94 siswa menerima paket MBG, namun sebagian besar memilih tidak memakannya setelah mengetahui kondisi makanan.
Belum Ada Keterangan Resmi dari Pengelola Dapur MBG
Media ONTV telah mencoba menghubungi pengurus dapur MBG di Desa Manggeasi untuk meminta klarifikasi terkait insiden ini. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola.
Program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi siswa sekolah dasar harus dijalankan dengan kontrol kualitas yang ketat. Kasus di SDN 9 Dompu menjadi alarm penting bagi pihak terkait untuk mengevaluasi sistem distribusi dan pengawasan makanan. Transparansi dan tanggung jawab dari pengelola dapur MBG sangat dibutuhkan agar insiden serupa tidak terulang.
(Barsa-NTB)










