MATARAM-NTB || ONTV.CO.ID – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menandatangani masterplan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2028. Penandatanganan oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, ini sekaligus menegaskan kesiapan provinsi tersebut menjadi tuan rumah PON bersama Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua KONI NTB sekaligus Ketua DPW Partai NasDem NTB, Mori Hanafi, menjelaskan bahwa total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp3,3 triliun. Dari jumlah itu, sekitar Rp2 triliun akan dialokasikan untuk penyiapan venue, termasuk revitalisasi GOR 17 Desember Turida, Kota Mataram, serta penyewaan fasilitas lain seperti ballroom hotel untuk cabang olahraga tertentu.
“Kalau merujuk PON Aceh-Sumut lalu, ada bantuan dari pemerintah pusat Rp770 miliar. Kalau anggaran kita Rp2 triliun, minimal Rp200 miliar bisa didorong dari pusat,” ujar Mori, Jumat (27/6/2025).
Sebanyak 47 cabang olahraga direncanakan akan dipertandingkan. Gubernur NTB bahkan mengusulkan agar cabang olahraga padel turut masuk dalam daftar. Mori juga menekankan bahwa penyiapan venue menjadi tantangan besar jelang PON 2028, namun koordinasi lintas pemerintah daerah sudah solid.
“NTB kini sangat siap. Pemprov, Dispora, KONI, hingga kabupaten/kota sudah satu komando,” tegasnya.
Beberapa daerah telah menyatakan kesiapannya cabang olahraga tertentu. Kabupaten Sumbawa Barat siap menggelar panahan dan membangun venue. Sementara Kabupaten Sumbawa mengusulkan lima cabor dan bersedia membiayai pembangunan venue. Dukungan serupa juga datang dari Kabupaten Lombok Barat.
Dalam rapat dengan Gubernur NTT dan KONI Pusat, Gubernur NTB menyatakan komitmennya menjadikan PON 2028 sukses. Mori pun menargetkan NTB mampu masuk lima besar nasional dengan target raihan 60 medali emas.
“Insya Allah target ini realistis dan bisa dicapai,” pungkasnya.
(BIRO – KSB)












