BEKASI-JABAR || ONTV.CO.ID – Kasus dugaan ancaman dan pelecehan verbal terhadap pasangan suami istri kembali mencuat di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Seorang ibu rumah tangga bernama Qori bersama suaminya, Doni, mengaku mendapat ancaman serius saat memperjuangkan hak ketenagakerjaan di sebuah perusahaan yang berlokasi di kawasan industri Jababeka, Cikarang Utara.
Menurut keterangan korban, peristiwa tersebut terjadi di area perusahaan ketika mereka menuntut hak yang sebelumnya dipersoalkan. Pasangan ini mengaku mendapat tekanan dari terduga direktur perusahaan, termasuk ancaman akan ditembak dan pelecehan verbal yang menimbulkan trauma psikologis.
Kuasa hukum korban, Zaid, menyampaikan bahwa kliennya telah memberikan kuasa penuh untuk menempuh jalur hukum atas dugaan ancaman tersebut.
“Saya mewakili klien saya, Doni dan Qori, pasangan suami istri yang sedang membela hak keadilannya. Mereka sudah memberikan kuasa kepada saya untuk membantu perkara yang kami rasa sangat memprihatinkan. Istri yang membela suaminya sebagai pekerja ini dituduh dan diancam akan ditembak, bahkan dilecehkan secara verbal. Klien saya mengalami syok dan ketakutan secara psikologis,” ujar Zaid kepada wartawan.
Ia menambahkan bahwa kasus ini kini sedang dalam proses penanganan oleh instansi terkait. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terduga direktur maupun perusahaan terkait atas tudingan tersebut.
(Haris Pranatha)












