BeritaDaerahOlahragaSeni Budaya

Gasing Sasak Tersisih di FORNAS VIII: Laskar Gasing Kirim Surat Terbuka ke Gubernur NTB

×

Gasing Sasak Tersisih di FORNAS VIII: Laskar Gasing Kirim Surat Terbuka ke Gubernur NTB

Sebarkan artikel ini

LOMBOK-NTB ||ONTV.CO.ID – Di tengah gegap gempita Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII yang digelar di Nusa Tenggara Barat, kritik keras muncul dari komunitas lokal: warisan budaya Sasak berupa permainan gasing dinilai tidak mendapatkan tempat yang layak dalam ajang nasional tersebut.

Lalu Guruh Aprianto, Ketua Laskar Gasing Sasak (Laga Sasak), menyampaikan surat terbuka yang ditujukan kepada Gubernur NTB, menyoroti minimnya perhatian terhadap salah satu ikon budaya yang telah eksis jauh sebelum Indonesia merdeka. Dalam surat tersebut, ia menyebut gasing bukan hanya sekadar permainan, tetapi simbol identitas dan sejarah masyarakat Sasak.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

“NTB ingin mendunia, tapi melupakan akar yang menjadikannya layak diperhitungkan di dunia,” tulis Guruh dalam suratnya. “Di tangan anak kandung tanah Sasak sendiri, budaya ini justru terabaikan.”

Surat tersebut juga menyinggung kepemimpinan Gubernur NTB yang berasal dari suku Sasak, dengan harapan agar pemimpin daerah mampu menjadi pelindung budaya lokal dan bukan bagian dari sistem yang mengabaikannya.

Budaya Lokal Terancam Identitas

Gasing, permainan yang membutuhkan teknik, ketangkasan, dan filosofi mendalam tentang keseimbangan hidup, kini terpinggirkan oleh narasi modernisasi dan branding internasional. Menurut komunitas Laga Sasak, hilangnya ruang bagi gasing dalam FORNAS merupakan bentuk kelalaian dalam pelestarian budaya lokal.

“Jangan bicara kemajuan jika akar sejarah sendiri dicabut diam-diam,” tegas Guruh dalam pernyataan penutupnya.

Tuntutan Terhadap Pemerintah

Melalui surat terbuka ini, komunitas gasing Sasak mendesak Pemerintah Provinsi NTB untuk:

  • Menyediakan ruang resmi bagi gasing di ajang olahraga masyarakat.
  • Merumuskan kebijakan konkret pelestarian budaya daerah.
  • Membangun narasi pembangunan NTB yang berakar pada kearifan lokal.

Reaksi dan Harapan

Surat terbuka tersebut telah beredar di media sosial dan mendapat dukungan dari sejumlah tokoh budaya dan pegiat tradisi. Publik berharap Gubernur NTB segera memberikan respons dan menetapkan langkah nyata terhadap pelestarian gasing sebagai warisan budaya yang tak ternilai.

NTB memang mendunia, tapi ia tak boleh melupakan denyut jantung budayanya sendiri.

(den)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan