BeritaDaerahInsfrastruktur

Dugaan Kejanggalan dalam Proyek Penurapan di Desa Tanah Baru Pakisjaya jadi Sorotan

×

Dugaan Kejanggalan dalam Proyek Penurapan di Desa Tanah Baru Pakisjaya jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

KARAWANG || ONTV.CO.ID —Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang mengalokasikan anggaran untuk pembangunan penurapan di Desa Tanah Baru, Kecamatan Pakisjaya. Proyek yang berlokasi di Dusun Kamal RT 14 RW 002 ini dikerjakan oleh CV Bangun Cipta Perkasa dengan nilai anggaran sebesar Rp188.990.000.

Meskipun proyek ini mendapat apresiasi dari sebagian warga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi longsor di sepanjang pinggiran jalan, muncul dugaan adanya kejanggalan dalam pelaksanaan pengerjaan. Sejumlah warga menilai bahwa proyek turap jalan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya diterapkan berdasarkan aturan dari Dinas PUPR Kabupaten Karawang.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah volume tinggi turap yang hanya mencapai 90 cm hingga 100 cm, padahal di papan proyek tercantum jelas bahwa tinggi yang seharusnya adalah 1,20 meter. Selain itu, warga juga mencurigai adanya pengurangan kualitas dalam campuran semen dan pasir, yang berpotensi membuat turap tidak kuat dan kurang tahan lama.

“Sangat disayangkan, pekerjaan ini terkesan terburu-buru dan asal jadi. Bangunan tidak akan bertahan lama jika kualitasnya seperti ini,” ujar seorang warga setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor belum dapat ditemui untuk dimintai tanggapan terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi proyek. Sementara itu, Joko, salah satu pejabat Dinas PUPR di bidang jalan, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, juga belum memberikan jawaban. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kinerja pengawas proyek, apakah mereka tidak mengetahui adanya dugaan pengurangan volume tinggi atau sengaja membiarkannya.

Warga berharap pihak berwenang, khususnya Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karawang, segera memberikan teguran dan mengevaluasi proyek yang dikerjakan oleh CV Bangun Cipta Perkasa. Mereka menekankan pentingnya pengawasan agar kontraktor tidak hanya meraup keuntungan besar, sementara masyarakat sebagai penerima manfaat justru dirugikan akibat bangunan yang tidak sesuai dengan aturan.(red)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan