MANADO-SULAWESI UTARA || ONTV.CO.ID – Nelson Antou, ayah dari Nahtasya Antou (26), perempuan asal Kota Manado yang meninggal di Kamboja, resmi melaporkan Jovan ke Polda Sulut. Laporan ini berkaitan dengan dugaan penggelapan dana donasi yang seharusnya digunakan untuk pemulangan jenazah putrinya ke Sulawesi Utara.
Nelson mengungkapkan kekecewaannya terhadap Jovan, yang merupakan pacar dari almarhumah Nahtasya. Ia menuduh Jovan telah menyalahgunakan dana donasi yang dikumpulkan oleh sahabat Nahtasya, Mercy Lontoh, untuk kepentingan pribadi, termasuk judi online. Total dana yang terkumpul, termasuk bantuan dari perusahaan tempat Nahtasya bekerja, mencapai lebih dari Rp 300 juta, namun hingga kini jenazah belum dipulangkan.
“Saya sangat kecewa sekali, karena sudah diberikan waktu kepada Jovan, tetapi anak saya tidak dipulangkan karena donasi tersebut telah habis dipakai,” ujar Nelson pada Kamis (22/5/2025).
Nelson berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini dan menuntaskan kasus sesuai hukum yang berlaku.
“Saya minta Polda Sulut bertindak dan mengusut kasus ini sampai selesai,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat besarnya dana yang dikumpulkan untuk pemulangan jenazah Nahtasya. Pihak keluarga berharap keadilan dapat ditegakkan dan dana yang telah disalahgunakan bisa dipertanggungjawabkan oleh pihak terkait. Sementara itu, ada kabar bahwa jenazah Nahtasya kemungkinan akan segera dipulangkan dalam waktu dekat.(MICHAEL HOTONG)












