BeritaDaerah

Program Rutilahu di Desa Krimun Dipertanyakan Warga: Papan Informasi Tak Terpasang, Transparansi Diragukan

×

Program Rutilahu di Desa Krimun Dipertanyakan Warga: Papan Informasi Tak Terpasang, Transparansi Diragukan

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU-JABAR || ONTV.CO.ID – Program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Blok Depok RT01, Desa Krimun, Kecamatan Losarang, menuai sorotan warga. Pasalnya, proyek yang dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui pengajuan pemerintah desa tersebut tidak disertai papan informasi anggaran, sehingga memunculkan dugaan kurangnya transparansi.

Pantauan awak media menunjukkan bahwa dua rumah warga tengah direnovasi melalui program Rutilahu.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

“Pengajuannya tahun lalu, baru sekarang direalisasi,” ujar salah satu warga pada Jumat (21/9/25).

Minim Transparansi, Warga Pertanyakan Sumber dan Nilai Anggaran

Seorang pekerja proyek mengungkapkan keheranannya atas tidak adanya papan informasi anggaran. “Biasanya ada papan anggaran, kok ini tidak. Warga jadi tidak tahu sumber dan nilai bantuannya,” ujarnya. Ia menekankan bahwa papan informasi merupakan elemen penting dalam menunjukkan penggunaan dana publik secara terbuka.

Ketidakhadiran papan proyek dinilai melanggar prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam UU KIP, serta bertentangan dengan Perpres No. 54 Tahun 2010 dan Perpres No. 70 Tahun 2012 yang mewajibkan pemasangan papan nama pada proyek yang dibiayai negara. “Sudah jelas ada sanksinya kalau tidak dipasang,” tambahnya.

Dugaan Penurunan Kualitas dan Tidak Sesuai Spesifikasi

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa biaya belanja material untuk satu unit rumah Rutilahu berkisar antara Rp17,5 juta hingga Rp20 juta. Namun, tanpa papan anggaran dan nota belanja yang jelas, warga khawatir kualitas pembangunan tidak sesuai spesifikasi. “Kalau tidak transparan begini, bisa saja kualitasnya menurun,” beber salah satu warga.

Seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengaku tidak menerima nota belanja material. “Saya tidak tahu berapa total belanjanya, tidak dikasih nota oleh pendamping atau pengurus,” ujarnya.

Respons Pendamping: “Belum Bikin”

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Mustofa selaku pendamping program Rutilahu memberikan jawaban singkat terkait papan informasi: “Belum bikin,” tulisnya.

(Nono)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan