SUBANG || ONTV.CO.ID – Akibat tingginya intensitas hujan serta buruknya sistem pembuangan air, ratusan hektar lahan pertanian di pesisir pantai utara Kabupaten Subang, Jawa Barat terendam banjir sehingga belum bisa ditanami.
Sedikitnya, ada 300 hektar lebih lahan persawahan di Desa Muara dan Langensari, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang nampak seperti hamparan lautan.
Banjir yang mengakibatkan petani belum bisa menanami sawahnya, terjadi setiap tiba musim penghujan dan kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.
Petani yang sudah menyemaikan benih terancam tidak dapat menanami sawahnya, sedangkan yang sudah terlanjur menanam pun terancam mati akibat terendam banjir.
“Coba bapak liat sendiri keadaannya, yang belum tanam ya gak akan bisa menanam dengan kondisi seperti ini dan yang sudah tanam juga kalau terendam terus bisa mati pak,” ujar Warsiman, salah seorang petani Desa Langensari.(21/1/2025)
Menurut Warsiman, banjir yang merendam areal persawahan milik mereka tersebut, selain akibat tingginya curah hujan beberapa hari kebelakang, juga disebabkan buruknya sistem pembuangan air ke laut karena beberapa beberapa kali pembuangan alami pendangkalan, hingga berdampak areal persawahan terendam banjir dan terancam gagal tanam.
Petani berharap Bupati Kabupaten Subang terpilih kedepannya dapat lebih memperhatikan persoalan petani di wilayah pesisir pantura, khususnya di Desa Muara dan Langensari dengan melaksanakan normalisasi di 5 saluran yang alami pendangkalan sehingga dapat mengurangi resiko banjir di wilayah tersebut.(AHD)












