BeritaNasional

Flavor With Love” 1 Muharam 1442 H (2020)

×

Flavor With Love” 1 Muharam 1442 H (2020)

Sebarkan artikel ini
Jakarta,ontv co.id – Tahun Baru Hijriyah (1 Muharam) kali ini sungguh sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sejak semalam, sampai saat ini, terkesan sama dengan hari-hari libur dan perayaan lainnya.

Kendaraan umum (angkot, busway, kereta api, dll) bisa dijadikan indikator ramai-tidaknya masyarakat berlibur atau pergi ke suatu perayaan.

Kenapa? Semua maklum, tentu saja karena kondisi Covid-19 belum berakhir. Teringat pesan Presiden RI Joko Widodo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (sebagai Ketua Tim Percepatan Pemulihan Perekonomian Indonesia), penulis lantas “terjun langsung ke lapangan” meliput tentang persiapan bisnis ‘cafe’ di bawah ini, sebagai salah satu contohnya.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Hanya beberapa langkah dari Kantor Polsek Pancoran Mas Depok, tampak ‘FYI Cafe’. Dikelola oleh suami-istri Rifay dan Yury, cafe di tepi jalan raya

Sawangan Depok ini terkesan unik. Meski ada tulisan huruf ‘kanji’, namun ada logo ‘halal’ — ternyata, memang hanya adopsi kuliner Taiwan;  sementara, resep dan racikan nya dibuat di Solo. Khususnya, menu khas minuman ‘Xie Xie’ dan makanan ‘chic lin’ plus 15 Kuliner asli Indonesia lainnya.

Nama ‘FYI Cafe’, yang sebenarnya akronim ‘For Your input’, bisa juga diartikan sebagai ‘Fay & Yury’… ‘In…. (Nama Pasangan Pengelola). “Saya memang sudah lama ingin mengelola usaha sendiri, ” tutur Fay. Kenapa kuliner? “Karena, saya dan istri suka jalan-jalan cari kuliner.”

Jiwa bisnis ini juga karena orangtua Fay dulu juga pedagang kain, menggunakan perahu di Riau. Fay optimis, dengan modal usaha sekitar Rp 50 juta, bisa ‘balik modal’ (‘break even point’) dalam enam bulan. Karena, “Kita sudah ada ‘captive market’ orang-orang kantoran dan anak-anak sekolah di kawasan Pancoran Mas (Mampang Depok, Jawa Barat) sekitar cafe,” jelas Rifay.

Meski demikian, target pengembangan bisnisnya, Fay menyebutkan akan juga bekerjasama dengan pihak ‘Go Pay’ dan ‘Go Food’. Dan, bisa jadi nantinya juga akan menjadi ‘franchise’ besar yang sudah sukses seperti ‘Es Teler 77’ dan ‘Mbok Berek’.

Yang terpenting, kata Fay memaparkan filosofis bisnisnya: “Bisa untuk memberdayakan diri sendiri, keluarga, kerabat, dan orang lain (karyawan, rekanan, dll).” Istilahnya, bisa menolong orang lain.

Direncanakan, ‘FYI Cafe’ akan ‘launching’ pada Sabtu, 22 Agustus 2020. Dibuka mulai jam sepuluh pagi sampai delapan malam, cafe ini tetap ‘patuh’ pada ‘new norm protocol’, seperti menyediakan botol ‘desinfectant’ (‘hand sanitizer’), menata meja-meja dengan rasio ‘jarak aman social distancing’, menjaga kebersihan, dan

Mengingat program bantuan pemerintah berupa KUK (Kredit Usaha Kecil) hanya Rp 10 juta, sementara bisnis kecil seperti ‘FYI Cafe’ ternyata sekitar Rp 50 juta, bisa dibuktikan nantinya: apakah program percepatan pemulihan perekonomian Indonesia saat ini bisa berhasil

Fathonie Abdullah
(Jurnalis-Periset)

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Dokumentasi Kegiatan 17 Agustus
ONTV - Dokumentasi Kegiatan 17 Agustus
ONTV - Dokumentasi Kegiatan 17 Agustus
ONTV - Dokumentasi Kegiatan 17 Agustus
ONTV - Dokumentasi Kegiatan 17 Agustus
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan