INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID – Konflik antara Rusia dan Ukraina kembali memanas setelah serangan rudal yang diluncurkan oleh Ukraina menewaskan seorang komandan militer Rusia di wilayah Kursk. Serangan ini terjadi pada 11 April 2025, menggunakan sistem roket HIMARS yang dipasok oleh Amerika Serikat.
Menurut laporan, serangan tersebut menargetkan pos komando Resimen Senapan Motor ke-30 Rusia, yang mengakibatkan tewasnya tujuh orang, termasuk wakil komandan resimen, seorang perwira komunikasi, dan lima tentara lainnya. Serangan ini juga melukai beberapa pejabat militer senior Rusia.
Serangan rudal ini menjadi salah satu aksi balasan Ukraina terhadap agresi Rusia yang terus berlangsung sejak invasi besar-besaran pada Februari 2022.
Pemerintah Rusia mengklaim bahwa lokasi pos komando tersebut telah menjadi sasaran serangan rudal dan drone secara berkala, namun tidak ada upaya untuk memindahkan atau menyembunyikannya.
Peristiwa ini semakin memperburuk hubungan antara kedua negara, dengan Ukraina terus berusaha mempertahankan wilayahnya dari serangan Rusia.
Konflik ini juga memicu kekhawatiran internasional akan eskalasi lebih lanjut yang dapat berdampak pada stabilitas global.***












