DaerahPemerintahanPeristiwa

Jalan Jenderal Ahmad Yani Kembali Banjir, Warga Mesuji: Pemerintah Masih Terlelap?

×

Jalan Jenderal Ahmad Yani Kembali Banjir, Warga Mesuji: Pemerintah Masih Terlelap?

Sebarkan artikel ini

MESUJI || ONTV.CO ID – Malam yang seharusnya tenang berubah menjadi kepanikan bagi warga Mesuji setelah hujan deras menyebabkan genangan air yang menutup hampir seluruh badan Jalan Jenderal Ahmad Yani pada Jumat malam, 18 April 2025, pukul 22:30 WIB.

Sebuah video amatir yang direkam oleh warga memperlihatkan bagaimana genangan air di jalan tersebut kembali terjadi, membuat banyak pengguna jalan terhambat. Video tersebut dikirimkan langsung ke meja redaksi, menunjukkan kekhawatiran masyarakat atas kondisi yang terus berulang tanpa penanganan memadai dari pemerintah daerah.

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Dalam rekaman video, seorang warga terdengar mengungkapkan kekesalannya terhadap kondisi jalan yang selalu terendam saat hujan deras.

“Apa pemerintah Mesuji masih belum melek matanya? Setiap hujan deras, jalan poros ini seperti lautan!” ujarnya.

Ia juga menyebutkan kekhawatirannya terhadap keberadaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kawasan tersebut, di mana beberapa anak didik bahkan belum bisa pulang ke rumah akibat genangan air yang tinggi.

Lebih lanjut, warga tersebut menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai abai terhadap masalah ini.

“Sudah sering diunggah ke media sosial, sudah masuk berita juga, tapi tetap tidak ada tindakan. Apa pemerintah sudah capek? Atau sibuk terus DL (dinas luar)?” sindirnya dengan nada kecewa.

Berdasarkan pantauan visual, banjir diduga terjadi akibat tingginya debit air yang tidak mampu ditampung oleh saluran drainase yang ada. Selain itu, infrastruktur jembatan di kawasan tersebut disinyalir tidak sesuai dengan volume aliran air yang masuk, sehingga menyebabkan air meluap ke jalan.

Permasalahan ini bukan pertama kali terjadi. Warga setempat berharap agar pemerintah daerah tidak lagi menutup mata terhadap kejadian ini. Mereka meminta adanya penanganan serius, pembangunan saluran air yang lebih memadai, serta evaluasi terhadap konstruksi jembatan di sepanjang jalan tersebut.

Tanpa tindakan nyata, mereka khawatir banjir akan terus menjadi “tradisi” setiap kali hujan mengguyur Mesuji, menghambat mobilitas warga dan meningkatkan risiko bagi anak-anak serta pengguna jalan lainnya.[Tim 007 Lampung]

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan