BUKITTINGGI-SUMBAR || ONTV.CO.ID — Kota Bukittinggi seolah berhenti berdetak saat ribuan warga memadati jalan-jalan utama untuk menyaksikan Pawai Kemerdekaan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dengan tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Maju Rakyat Sejahtera”, perayaan ini menjadi magnet budaya yang menyatukan masyarakat, wisatawan, dan pejabat daerah dalam satu semangat kebangsaan.
Sebanyak 172 kelompok peserta dengan total 8.345 orang ambil bagian dalam pawai yang dimulai dari Lapangan Wirabraja, dilepas secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi H.M. Ramlan Nurmatias melalui prosesi pelepasan balon. Rute pawai melintasi Simpang Kangkung dan berakhir di Taman Jam Gadang, ikon kota yang menjadi titik finis penuh kemeriahan.
Atraksi budaya, seni tradisional, dan marching band sekolah favorit tampil memukau, mengundang tepuk tangan meriah dari penonton yang telah memadati rute sejak pagi. Sorak-sorai pecah saat barisan drum band menunjukkan formasi disiplin dan kekompakan luar biasa.
Kelompok seni dan organisasi masyarakat tampil dengan kreasi unik, seperti bendera merah putih raksasa, kostum perjuangan, simbol pembangunan, hingga kendaraan petani yang dihiasi hasil panen. Pawai Alegoris dan Budaya menjadi sorotan utama, dihadiri oleh Kapolres Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, Wakil Wali Kota Ibnu Asis, S.STP, unsur DPRD, mantan wali kota, Bundo Kanduang, dan tamu undangan lainnya.
Dalam pidatonya, Wali Kota Ramlan Nurmatias menekankan bahwa pawai bukan sekadar hiburan, melainkan sarana edukatif untuk menumbuhkan nasionalisme.
“Momentum kemerdekaan ini jangan hanya diperingati secara seremonial, tapi juga harus membangkitkan semangat generasi muda untuk menghargai jasa para pahlawan dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata,” ujar Ramlan.
Kemeriahan pawai juga membawa berkah bagi pedagang kaki lima. Sepanjang rute dipenuhi penjual makanan, minuman, dan aksesori khas kemerdekaan. Salah satu pedagang, Ajo, mengaku dagangannya laris sejak pagi.
“Alhamdulillah, suasana seperti ini membawa berkah bagi kami pedagang kecil,” katanya.
Tak hanya warga lokal, wisatawan domestik dan mancanegara turut larut dalam euforia. Banyak yang mengabadikan momen dengan kamera, bahkan melambaikan tangan ke peserta pawai.
Meski jumlah penonton membludak, acara berlangsung aman dan tertib berkat pengamanan dari Polri, TNI, dan Satpol PP yang sigap mengatur arus lalu lintas dan menjaga kenyamanan publik.
Pawai Kemerdekaan Bukittinggi tahun ini bukan sekadar perayaan, melainkan manifestasi semangat persatuan, kebersamaan, dan cinta tanah air. Momentum HUT RI ke-80 meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat, memperkuat identitas nasional di tengah keberagaman budaya.
(Citra Yofvie Ardina)












