LABUHANBATU SELATAN || ONTV.CO.ID –Warga Dusun Simpang 4, Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, dikejutkan dengan penemuan jasad H. Panjaitan (61) yang terapung di Parit Becoan, kawasan perladangan kebun sawit, pada Jumat pagi, 18 April 2025.
H. Panjaitan diketahui berangkat ke ladang pada Kamis pagi, 17 April 2025, namun tidak kembali hingga malam hari. Keluarga yang cemas segera melaporkan kejadian tersebut. Pencarian dilakukan oleh keluarga, warga, dan petugas, namun hasilnya nihil hingga pencarian dilanjutkan keesokan harinya.
Sekitar pukul 08.30 WIB, jasad H. Panjaitan ditemukan oleh Andreas, warga Blok Songo, yang sedang melintas menggunakan perahu.
“Awalnya perahu saya menabrak sesuatu. Ketika saya periksa, ternyata kepala manusia. Saya langsung memanggil warga untuk mengevakuasi jasadnya,” ujar Andreas.
Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan sampan dan dibawa ke RSU Nuraini Blok Songo oleh pihak Polsek Kota Pinang. IPDA R. Pulungan, S.H., Panit 1 Reskrim Polsek Kota Pinang, mengonfirmasi bahwa korban diduga tenggelam di parit sedalam dada orang dewasa.
“Berdasarkan olah TKP dan hasil visum sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan. Istri korban, L. Manurung, telah mengajukan permohonan agar tidak dilakukan autopsi. Saat ini, jasad H. Panjaitan telah dibawa ke rumah duka di Jalan Anugrah Pasorean Nauli, Dusun Simpang 4, untuk prosesi keagamaan dan pemakaman.
Penemuan ini membuat suasana di lokasi kejadian ramai oleh warga yang berduyun-duyun datang. Istri dan anak-anak korban tampak histeris saat menyaksikan jasad H. Panjaitan dievakuasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di area perladangan, terutama di lokasi yang memiliki risiko seperti parit atau genangan air.(Kidi Nst)












