DaerahKulinerPariwisata

Tinutuan: Bubur Khas Manado yang Kaya Nutrisi dan Sejarah

×

Tinutuan: Bubur Khas Manado yang Kaya Nutrisi dan Sejarah

Sebarkan artikel ini

KULINER || ONTV.CO.ID – Manado tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan kuliner khas yang menggugah selera. Salah satu hidangan yang menjadi ikon kuliner daerah ini adalah Tinutuan atau lebih dikenal sebagai Bubur Manado. Berbeda dari bubur pada umumnya, tinutuan adalah perpaduan sempurna antara berbagai bahan alami, menghasilkan sajian lezat yang kaya nutrisi.

Asal Usul dan Sejarah

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinutuan diyakini berasal dari kreativitas masyarakat Manado dalam memanfaatkan bahan pangan yang tersedia. Sejak zaman penjajahan, warga setempat telah memasak bubur dari campuran beras dengan aneka sayuran untuk menciptakan makanan yang tidak hanya mengenyangkan tetapi juga menyehatkan. Seiring waktu, tinutuan berkembang menjadi simbol kuliner khas Manado dan sering disajikan dalam berbagai acara budaya.

Bahan dan Cara Pembuatan

Tinutuan memiliki ciri khas berupa tekstur lembut dengan dominasi warna kuning keemasan dari labu kuning. Berikut beberapa bahan utama yang digunakan dalam pembuatan bubur Manado:

  • Beras sebagai bahan dasar
  • Jagung manis untuk rasa manis alami
  • Ubi jalar dan labu kuning sebagai sumber karbohidrat dan vitamin
  • Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan daun gedi
  • Kemangi untuk aroma khas

Cara membuatnya cukup sederhana:

  1. Rebus beras hingga mulai lunak.
  2. Tambahkan jagung, ubi jalar, dan labu kuning, masak hingga semuanya menyatu.
  3. Masukkan sayuran hijau dan kemangi, aduk rata hingga matang.
  4. Sajikan hangat dengan pelengkap seperti ikan asin, tahu goreng, atau sambal roa.

Keunikan dan Filosofi Tinutuan

Tinutuan bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga memiliki makna budaya. Hidangan ini melambangkan keberagaman karena memadukan berbagai bahan dalam satu kesatuan rasa. Di Manado, bubur ini sering disajikan sebagai sarapan keluarga, menunjukkan kehangatan dan kebersamaan dalam tradisi kuliner masyarakat setempat.

Sebagai makanan yang menggabungkan cita rasa dan manfaat kesehatan, Tinutuan menjadi warisan kuliner yang patut dilestarikan. Baik bagi penduduk lokal maupun wisatawan, menikmati bubur Manado adalah pengalaman yang tidak boleh terlewatkan saat berkunjung ke Sulawesi Utara.***

ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara
ONTV - Gerbang Informasi Nusantara

Tinggalkan Balasan