
Jakarta,ontv.co.id – Kondisi pandemi Covid-19 yang belum usai tak menyurutkan spirit (semangat) berpartisipasi dan berkontribusi merayakan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-75 (2020).
Memang, tak seperti 74 tahun sebelumnya, tiada lagi tampak keramaian acara plus berbagai lomba rakyat ala 17 Agustus-an (Panjat Pinang, Tarik Tambang, atau Lomba Balap Karung). Paling tidak, yang terpantau di kawasan Kramat dan Tanah Abang, Jakarta Pusat serta Kramat Jati dan Condet, Jakarta Timur.
Biasanya, jelang perayaan hari kemerdekaan, bahkan hampir tiap gang (jalan kecil) ada gardu bertuliskan Dirgahayu RI. Kini, yang tampak selain Bendera Merah-Putih, hanya berbagai ornamen kreasi Merah-Putih (seperti yang terlihat di foto-foto) di ruang-ruang kantor dan ‘banner’ di gedung-gedung sepanjang jalan protokol DKI Jakarta.
Aturannya memang begitu,” kata Pak Iqbal, Ketua RT 007 Kelurahan Kebon Melati. Namun, spirit perayaan kemerdekaan ‘RI’ tetap ada di mana-mana. Bahkan, dalam khotbah Jumat (14/08/2020) di Masjid At-Taqwa Tanah Abang, disebutkan betapa nilai religius Islam ikut berkontribusi dalam kemerdekaan; juga menjadi pondasi sila ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ dalam Ideologi Negara RI Pancasila.
Ya, uniknya lagi seperti yang dirilis pihak Setneg RI, perayaan 17 Agustus tahun ini dilakukan secara virtual; termasuk siaran langsung via televisi, tentunya. Dirgahayu Republik Indonesia ke-75: MERDEKA












