INTERNASIONAL || ONTV.CO.ID — Langkah tegap, semangat patriotik, dan koreografi barisan nan presisi dari Kontingen Satgas Patriot II membuat dunia terpukau dalam parade militer Bastille Day yang digelar di Champs-Élysées, Paris, Rabu (9/7/2025). Membuka defile sebagai kontingen terdepan, Indonesia menjadi sorotan utama dalam peringatan Hari Nasional Prancis yang juga menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Prancis.
Formasi Spektakuler, Sambutan Luar Biasa
Sebanyak 451 personel gabungan TNI dan Taruna Polri memimpin parade dengan penampilan marching band yang membawakan lagu “Maju Tak Gentar.” Formasi mereka yang rapi dan penuh semangat langsung mengundang tepuk tangan meriah dari ribuan penonton dan pemimpin dunia.
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangganya:
“Saya merasa bangga karena kontingen Tentara Nasional Indonesia turut ambil bagian dalam parade militer yang berlangsung di sepanjang jalan Champs-Élysées, dengan menampilkan kirab drum band pada pembukaan acara.”
“Partisipasi Indonesia dalam parade militer ini menjadi penanda penting peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Prancis, sekaligus mencerminkan kuatnya posisi Indonesia sebagai mitra strategis Prancis di kawasan Indo-Pasifik.”
— Sumber: Detik News, ANTARA News
Kekayaan Budaya dan Diplomasi Berpadu
Selain kekuatan militer, Indonesia juga membawa nuansa budaya melalui penampilan Reog Ponorogo, Tari Kecak, dan atraksi bela diri, memperkenalkan semangat nusantara kepada dunia.
Sorotan Internasional
Dengan tampil di barisan paling depan, Kontingen TNI tak hanya menjadi wajah pembuka parade, tetapi juga wajah Indonesia di mata dunia. Media asing menjadikan penampilan TNI sebagai simbol pengakuan global atas profesionalisme dan kekuatan diplomatik Indonesia.
Momen ini membuktikan bahwa diplomasi tak melulu berbentuk meja perundingan—kadang ia melangkah serempak, di tengah sorotan dunia, mengibarkan bendera Merah Putih dengan bangga di jalanan Paris.***












